Logo Header Antaranews Jogja

Desa wisata diharapkan angkat potensi lokal

Rabu, 26 Maret 2014 21:51 WIB
Image Print
Desa Wisata Budaya Tembi di Kabupaten Bantul (Foto jogjawae.com)

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan keberadaan desa wisata di daerah ini mampu mengangkat potensi lokal yang terdapat di masing-masing desa.

"Tentunya diharapkan desa wisata bisa mengangkat potensi lokal dan menjadikan desa yang mandiri serta mensejahterakan masyarakat setempat," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul, Bambang Legowo usai Workshop Bedah Desa Wisata di Bantul, Rabu.

Menurut dia, desa wisata di Bantul telah berkembang dari sebanyak 33 desa pada 2013 bertambah menjadi 36 desa pada tahun ini, dan seharusnya pengelolaannya diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Dengan demikian, kata dia selain dapat menarik minat para wisatawan sekaligus dapat mendongrak pendapatan asli daerah (PAD), keberadaan desa wisata seharusnya juga dapat menekan angka pengangguran dan angka urbanisasi.

"Keinginan itu sepertinya masih sebatas angan-angan, karena belum semuanya dikelola dengan maksimal, dan masih berjalan sendiri-sendiri dengan konsepnya masing-masing," kata Bambang Legowo.

Karena itu, melalui penyelenggaraan workshop yang menghadirkan seluruh pengelola ini bertujuan untuk memersatukan persepsi sekaligus konsep mengenai desa wisata, karena para pengelola diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan.

"Kami juga ingin mendengar keluh-kesah mereka seperti apa, agar nantinya ketika ada masalah bisa dicarikan solusi," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul, Walkodri mengatakan, untuk menopang keberadaan desa wisata dibutuhkan sarana infrastruktur yang memadai seperti lampu penerangan jalan dan akses jalan.

"Pengembangan desa wisata tidak hanya menjadi tanggungjawab Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, akan tetapi juga semua pemangku kepentingan, dan untuk insfrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum yang menangani," katanya.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026