Bantul kembangkan sentra tanaman pisang raja

id bantul kembangkan sentra

Bantul kembangkan sentra tanaman pisang raja

Pisang raja (Foto antarafoto.com)

Bantul (Antara Jogja) - Pemerintah Desa Kebon Agung, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengembangkan wilayahnya sebagai sentra tanaman pisang raja untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah itu.

"Tahap awal ada sekitar 400 kepala keluarga (KK) yang menanam, ke depan semua KK di Desa Kebon Agung kami wajibkan," kata Kepala Desa Kebon Agung, Eko Supriyadi disela kegiatan peringatan Hari Bumi di Bantul, Rabu.

Upaya pengembangan sentra tanaman pisang raja itu diwujudkan melalui aksi tanam pohon pisang raja oleh masyarakat Desa Kebon Agung Imogiri, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Bumi di Bantul.

Menurut dia bahwa dalam peringatan Hari Bumi ini pihaknya tidak hanya sekadar mengadakan seremonial, tetapi investasi menanam pohon yang bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat, sehingga makna Hari Bumi lebih bermanfaat bagi masyarakat.

"Ya tidak sekedar upacara semata, namun ada aksi untuk kesejahteraan masyarakat ke depan, mengingat pisang raja selama ini memang menjadi simbol buah yang mahal dibanding dengan jenis pisang yang lain," katanya.

Selain bisa mendatangkan nilai ekonomi, kata dia penanaman pisang raja diklaim sebagai bagian dari pemeliharaan nilai-nilai keistimewaan DIY, karena buah ini tidak bisa dipisahkan dengan tradisi yang selalu dijadikan `ubo rampe` atau sesaji dalam kegiatan budaya.

Sementara itu, Assisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda DIY, Didik Purwadi mengatakan, Hari Bumi merupakan sebuah peringatan tentang kondisi bumi saat ini yang diisi dengan seremonial melalui beberapa aksi seperti penanaman pohon atau aksi peduli lingkungan lainnya.

Namun demikian, kata dia perilaku kesadaran lingkungan yang telah menjadi tradisi sama sekali belum diterapkan, juga tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih rendah, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran dan perjuangan untuk menjaga lingkungan.

"Perilaku masif pembiaran terhadap lingkungan masih terus terjadi, untuk itu diharapkan agar berbagai lapisan masyarakat mulai meningkatkan kesadarannya menjaga lingkungan, terutama dalam perilaku membuang sampah," katanya.

(KR-HRI)

Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.