Logo Header Antaranews Jogja

Dishub berlakukan perubahan arus di sejumlah jalan

Kamis, 24 Juli 2014 13:06 WIB
Image Print
ilustrasi FOTO ANTARA/Noveradika/12 ()

Yogyakarta, 24/7 (Antara) - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan melakukan perubahan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan untuk mengantisipasi kepadatan saat menjelang atau usai Lebaran.

"Perubahan arus lalu lintas itu di antaranya akan diberlakukan di Jalan Pabringan dan di Jalan Suryatmajan," kata Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Windarto di Yogyakarta, Kamis.

Jalan Pabringan yang semula dua arah akan diberlakukan satu arah ke timur hingga pertengahan Pasar Beringharjo sehingga tetap bisa memberikan ruang kepada masyarakat yang akan berbelanja di pasar tradisional terbesar di Kota Yogyakarta itu.

Selain itu, perubahan arus lalu lintas juga akan diberlakukan di Jalan Suryatmajan. Perubahan dimungkinkan dilakukan mulai H-2 Lebaran.

Jalan Suryatmajan yang semula merupakan jalan satu arah akan diubah menjadi jalan dua arah, namun hanya sampai ke simpang Jalan Ketandan sehingga masyarakat akan lebih mudah mengakses parkir di Ketandan apabila akan menuju ke Malioboro atau Beringharjo.

"Kami sudah siapkan berbagai rambu agar masyarakat bisa mengerti perubahan arus lalu lintas ini. Tujuannya agar lalu lintas tetap lancar meskipun padat," katanya.

Ia memperkirakan, kepadatan arus lalu lintas di kawasan Malioboro khususnya di Pasar Beringharjo dimungkinkan terjadi pada H+3 Lebaran.

"Saat itu, akan banyak pemudik yang singgah di Yogyakarta untuk membeli oleh-oleh sebelum kembali ke kota asalnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Bimbingan Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Sugeng Sanyoto mengatakan, Malioboro akan menjadi titik rawan kepadatan lalu lintas saat libur Lebaran.

"Kami sudah siapkan Operasi Jogobaran untuk menciptakan kelancaran lalu lintas. Pos komando operasi ini ada di UPT Malioboro," katanya.

Sugeng mengatakan, upaya menciptakan kelancaran lalu lintas tersebut juga melibatkan lima kecamatan yaitu Jetis, Ngampilan, Danurejan, Gondomanan dan Gedongtengen.

"Di tiap kecamatan itu ada titik-titik rawan kepadatan. Kecamatan akan membantu mengatur lalu lintas agar kendaraan bisa berjalan lancar," katanya.

Sementara itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes (pol) Slamet Santoso mengatakan, sudah memetakan titik rawan kepadatan saat libur Lebaran, yaitu di Jalan Malioboro, Jalan Mangkubumi, Jalan Gejayan, simpang empat Wirobrajan, simpang Jati Kencana dan di Jalan Kusumanegara.

"Petugas akan terus memantau perkembangan kondisi lalu lintas. Misalnya saja melakukan buka tutup di Jalan Kleringan apabila arus ke Malioboro sudah sangat padat," katanya.

Kegiatan operasi pengamanan Lebaran dari Polresta Yogyakarta akan dilakukan selama 16 hari terhitung sejak 21 Juli. "Namun, kami akan menyesuaikan situasi. Jika dirasa sudah bisa dikendalikan, maka tidak akan diperpanjang. Begitu pula sebaliknya," katanya.
(E013)




Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026