
Kebersihan toilet objek wisata untuk kenyamanan wisatawan

Jogja (Antara Jogja) - Kebersihan toilet di objek wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta bertujuan untuk memberikan kenyamanan wisatawan, sehingga diharapkan mereka bisa berlama-lama saat berkunjung ke objek wisata tersebut, kata praktisi pariwisata dan budaya Widi Utaminingsih.
"Toilet yang bersih di objek wisata menjadi salah satu unsur kenyamanan bagi wisatawan. Dengan toilet bersih wisatawan yang datang akan merasa betah berada di kawasan objek wisata itu," kata Ketua Yayasan Widya Budaya Yogyakarta itu di Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, keadaan toilet yang bersih bisa pula meningkatkan citra objek wisata tersebut, apalagi jika wisatawan yang pernah berkunjung ke objek wisata tersebut menceritakan mengenai kebersihan toilet tersebut.
"Untuk itu pengelola objek wisata di daerah ini perlu memerhatikan kebersihan toilet yang ada di kawasan objek wisata itu. Jadi, kebersihan toilet jangan dianggap sepele dan perlu perhatian ekstra," ucap Widi Utaminingsih yang yayasan bergerak dalam studi pengembangan pariwisata dan budaya berbasis potensi lokal.
Ia mengapresiasi upaya Dinas Pariwisata DIY dalam memotivasi pengelola objek wisata di daerah ini agar meningkatkan kebersihan toilet di objek wisata dengan menggelar lomba kebersihan toilet objek wisata setiap tahun.
"Kami mengharapkan melalui kegiatan ini bisa memotivasi pengelola dan pelaku obyek wisata untuk selalu memerhatikan kebersihan toilet yang ada di kawasan objek wisata mereka," tuturnya.
Ia mengatakan DIY memiliki potensi ragam objek wisata dari wisata alam pegunungan, pantai, gua, juga memiliki potensi seni budaya lokal yang juga beragam jenisnya.
Pariwisata DIY, selama ini berkembang seiring dengan berkembangnya seni budaya lokal, sehingga wisatawan tertarik mengunjungi daerah itu karena mengagumi produk budaya yang hidup dan dilestarikan masyarakat setempat.
"DIY memiliki banyak ragam seni budaya lokal yang sampai saat ini masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Kekayaan seni budaya tersebut bahkan menjadi objek wisata menarik bagi wisatawan, misalnya, tempat bersejarah, adat istiadat, masakan khas, dan kesenian tradisional," paparnya.
"Selain itu, kegiatan seni dan budaya lokal sebagai tontonan wisatawan hendaknya terus diselenggarakan sehingga seni dan budaya yang banyak berkembang di wilayah perdesaan di DIY mampu menjadi daya tarik wisatawan," demikian Widi Utaminingsih.
(H008)
Pewarta : Oleh Heru Jarot
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
