Polisi selidiki kasus pembacokan pelajar di Pajangan

id klithih

Polisi selidiki kasus pembacokan pelajar di Pajangan

Polisi, ilustrasi (ist)

Bantul, (Antara Jogja) - Kepolisian Sektor Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelidiki kasus pembacokan terhadap seorang pelajar di kawasan Gupak Warak Desa Sendangsari pada Rabu dini hari.

"Kejadiannya dini hari tadi (Rabu) perkiraannya sekitar pukul 00.30 WIB di Gupak Warak sebelum perempatan yang ada sebuah pabrik triplek," kata Kapolsek Pajangan AKP Suyanto saat ditemui di Polsek Pajangan, Rabu.

Menurut dia, korban pembacokan diketahui bernama Muzamil (17) salah satu pelajar di SMK Pandak Bantul, korban mengalami luka bacok pada bagian kepala karena sabetan senjata tajam oleh pelaku.

"Korban mengalami luka bacok di bagian kepala, sehingga harus mendapat perawatan di rumah sakit. Saat ini korban sudah diperbolehkan pulang setelah dirawat di rumah sakit," katanya.

Kapolsek mengatakan, hingga siang ini petugas Polsek Pajangan masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu dengan memeriksa saksi-saksi yaitu teman korban yang sebelum kejadian sedang bersama korban.

Namun demikian, kata dia, berdasarkan pemeriksaan sementara polisi masih belum memperoleh kronologis pembacokan dengan valid, karena keterangan dari saksi teman dan keluarga korban berbeda.

"Kalau dugaan sementara korban dengan pelaku belum kenal, tapi ini masih kita dalami. Sementara ini kita baru periksa saksi, namun masih simpang siur, makanya kita akan coba langsung periksa saksi korban," katanya.

Kapolsek mengatakan, berdasarkan informasi awal kejadian bermula saat korban hendak membeli makan di wilayah Gupak Warak bersama sejumlah teman dengan motor, namun keberadaan korban di belakang berjarak puluhan meter dari temannya.

Namun demikian, menurut dia, ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP) korban bermaksud berhenti di tepi jalan bulak Gupak Warak itu dan dari arah belakang muncul dua orang berboncengan dengan sepeda motor menghampiri korban.

"Informasinya (sebelum dibacok), korban sempat dikata-katain kasar pelaku. Setelah kejadian pelaku pergi ke selatan. Saat itu juga teman korban balik arah menemui korban, sehingga diduga berpapasan dengan pelaku," katanya.***2***

(KR-HRI)


Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.