Panglima TNI Hadi Tjahjanto bertekad meneruskan perjuangan Pangsar Soedirman

id Panglima TNi

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berziarah di makam Panglima Besar Jenderal Soedirman di Kompleks Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Semaki, Yogyakarta, Minggu (10/12). (Foto Antara/Luqman Hakim)

Yogyakarta,(Antara Jogja) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bertekad meneruskan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan membangun angkatan perang yang profesional dan modern.

"Kami akan melanjutkan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman sekaligus membangun angkatan perang yang profesional dan modern," kata Hadi seusai berziarah di makam Panglima Besar Jenderal Soedirman, Kompleks Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Semaki, Yogyakarta, Minggu.

Jenderal Soedirman, kata Hadi, telah berjasa memberikan nilai-nilai dasar bagi para prajurit TNI dalam rangka menegakkan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sehingga pesan-pesan yang sudah disampaikan oleh beliau dalam tulisannya akan saya laksanakan dalam rangka membangun TNI yang profesional dan modern," kata dia.

Menurut dia, berziarah ke makam Jenderal Soedirman telah diagendakan sejak awal sebelum dirinya memulai bertugas di Markas Besar (Mabes) TNI.

"Sudah niat saya sejak awal bahwa sebelum saya memulai kerja saya di Jakarta, di Mabes TNI, saya akan 'nyekar' dulu ke makam Pangsar Jenderal Soedirman," kata dia.

Hadi mengatakan saat Pertama kali mengemban tugas sebagai prajurit TNI pada 1982, dirinya melakukan napak tilas rute gerilya Jenderal Soedirman, sekaligus menyempatkan berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara. "Hampir setiap ada kegiatan saya selalu datang," kata dia.

Selepas dari makam Jenderal Soedirman, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beranjak mengunjungi Monumen Perjuangan TNI AU di Ngoto Bantul yang merupakan tempat disemayamkannya dua jenazah pahlawan nasional Marsda TNI AU (Anu) Agustinus Adisutjipto dan Abdulrahman Saleh.







(L007)


















































































Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar