PDIP membantah membidik pemilih milenial melalui "try out" SBMPTN

id mahasiswa

PDIP membantah membidik pemilih milenial melalui "try out" SBMPTN

Ilustrasi (Foto dikmen.kemdikbud.go.id)

 Jakarta (Antaranews Jogja) - Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur Nababan membantah langkah yang dilakukan partainya menyelenggarakan "Try Out" Nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebagai upaya menggaet pemilih milenial.

        "Apapun yang kami kerjakan bisa dinilai positif dan negatif, namun kami tidak peduli dugaan orang yang menilai kami menggaet pemilih milenial melalui 'try out' tersebut," kata Sukur dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

        Dia mengatakan langkah DPP PDI Perjuangan menyelenggarakan try out itu sudah dilakukan sejak dua tahun lalu sebagai bentuk tanggung jawab untuk membantu anak bangsa masuk perguruan tinggi negeri (PTN).

        Menurut dia, anak bangsa tanpa pendidikan dan pengetahuan yang baik akan berdampak tidak majunya sebuah bangsa, sehingga ini menjadi tanggung jawab bersama untuk mencerdaskan masyarakat.

        "Kalau anak-anak di perkotaan ada bimbingan belajar, namun di banyak daerah mengalami kesulitan untuk masuk perguruan tinggi negeri. PDI Perjuangan bertanggung jawab untuk membantu seluruh anak kita masuk PTN agar diberikan latihan dan kesempatan yang sama," ujarnya.

        Dia mengatakan try out bisa menjadi sarana para siswa SLTA/sederajat agar berhasil masuk  PTN favorit/terbaik di Indonesia. Diketahui, banyak siswa yang gagal tes masuk perguruan tinggi favorit karena secara psikologis siswa grogi saat SBMPTN.

        Menurut dia, PDI Perjuangan berkomitmen mencerdaskan kehidupan bangsa dan siap memfasilitasi siswa SLTA/sederajat dalam menghadapi SBMPTN, dan materi try out yang disajikan juga hampir mirip dengan soal yang keluar dalam SBMPTN setiap tahunnya.

        "Kegiatan Try Out SBMPTN ini ditargetkan pesertanya 600 ribu siswa. Try out akan diikuti oleh para siswa, mulai kelas II dan III,  yang merupakan lulusan SMA/sederajat atau rentang usia 16-21 tahun. Mereka akan mendapatkan sejumlah modul, mulai soal ujian, modul penyelesaian sampai profil setiap PTN terbaik di Indonesia," katanya.

        Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan akan menggelar "Try Out" Nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) secara serentak di 34 provinsi dan kabupaten/Kota pada Minggu, 29 April 2018.

        DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga (Pora) sebelumnya telah menyelenggarakan Program Try Out Nasional secara serentak di seluruh Indonesia pada 2016.

        Kegiatan try out tersebut diikuti sekitar 300.000 pelajar yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada 21 Mei 2016, di GOR Ciracas Jakarta Timur.

        Try Out SBMPTN 2016 juga mendapat rekor MURI dengan kategori peserta terbanyak yang dilakukan serentak se-Indonesia.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar