Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Uiversitas Gadjah Mada (Kagama) Ganjar Pranowo melantik pengurus cabang khusus Kagama Kerajaan Arab Saudi di Wisma Kagama, UGM, Yogyakarta, Minggu malam.
"Saya senang bisa dibentuk KSA (Kagama Kerajaan Saudi Arabia). Ini ide bagus karena bisa membantu teman-teman alumni untuk bersilaturahmi di sana," kata Ganjar dalam acara yang bersamaan dengan halal bihalal Kagama itu.
Menurut Ganjar, terbantuknya KSA bisa mempermudah akses Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya alumni UGM dengan Kedutaan Besar RI di Arab Saudi.
"Banyak yang bisa dilakukan, di Saudi Arabia besok musim haji bisa berkontribusi apa, ada forum TKW bisa berkontribusi apa, karena banyak alumni mempunyai ide-ide brilian," kata Ganjar.
Ia berharap ke depan bisa terbentuk kepengurusan Kagama di seluruh negara di dunia. Saat ini, menurut dia, antara lain telah terbentuk cabang khusus Kagama di Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Qatar, Belanda, serta Wasington DC.
Rektor UGM Panut Mulyono berharap terbentuknya cabang Kagama di berbagai belahan dunia bisa menjadi sarana alumni UGM untuk berkontribusi pada pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bangsa Indonesia.
"UGM merupakan salah satu universitas yang beruntung karena mempunyai alumni yang guyub, bahu membahu, dan rukun," kata Panut.
Sementara itu, Ketua KSA Gentur Sedyapurna mengatakan saat ini ada 60 orang alumni UGM yang berada di Saudi Arabia. Menurutnya, para alumni UGM di Saudi Arabia tersebar di berbagai lini profesi mulai dari perminyakan, hingga di KBRI.
"Ini akan menjadi momentum para alumni UGM siap berbakti kepada negara di Saudi Arabia," kata Gentur yang juga ketua Ikatan Ahli Teknik Perminyakan itu.
