Pohon perindang Jalan Sudirman dirapikan

id Pemangkasan,pohon,perindang

Pohon perindang Jalan Sudirman dirapikan

Pemangkasan pohon perindang di ruas Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta untuk mendukung revitalisasi pedestrian (Eka Arifa Rusqiyati)

pekerjaan revitalisasi pedestrian Sudirman tinggal menyisakan pekerjaan ‘finishing’ di antaranya memasang lampu penerangan jalan, ...

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta melakukan pemangkasan sejumlah pohon perindang yang berada di penggal Jalan Jenderal Sudirman untuk merapikan kondisi pohon sehingga mendukung pekerjaan revitalisasi pedestrian yang hampir rampung.

“Pemangkasan dilakukan untuk tujuan estetika karena banyak pohon perindang yang cukup besar di sini dan terkadang tajuknya akan menghalangi keindahan lampu penerangan di trotoar,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Suyana di Yogyakarta, Rabu.

Dengan dipangkas, lanjut Suyana, maka sorot lampu penerangan jalan yang berada di sepanjang trotoar Jalan Jenderal Sudirman akan semakin terlihat dan mampu menerangi pedestrian dengan lebih baik.

“Untuk berapa jumlah pohon yang akan dipangkas, disesuaikan saja dengan kebutuhan. Jika sekiranya sudah terlalu rimbun maka akan dipangkas,” katanya.

Suyana menambahkan, tidak membutuhkan waktu lama untuk menuntaskan pekerjaan tersebut meskipun terkadang petugas DLH juga ikut diturunkan ke lapangan untuk membantu mengevakuasi jika ada pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang.

Selain untuk kebutuhan estetika, lanjut Suyana, pemangkasan pohon perindang tersebut juga ditujukan untuk menjaga keseimbangan perakaran dengan tajuk pohon sehingga pohon tidak mudah roboh saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.

Baca juga: Klinik Keluarga Sembada mendapat sertifikasi vaksin internasional

Pekerjaan revitalisasi pedestrian di penggal Jalan Jenderal Sudirman, yaitu dari simpang empat Gramedia hingga simpang Jembatan Gondolayu Yogyakarta ditargetkan selesai pada 22 Desember.

“Revitalisasi ini menjadi upaya kami untuk penataan wajah Kota Yogyakarta. Harapannya, pedestrian ini menjadi pedestrian yang elegan dan ramah bagi pejalan kaki,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Agus Tri Haryono.

Setelah ditata, pedestrian yang pada awalnya hanya memiliki lebar efektif 2,4 meter kini bisa menjadi 4,8 meter. Dalam proses penataan, tidak dilakukan penebangan terhadap pohon perindang yang sudah ada di kawasan tersebut.

Agus mengatakan, pekerjaan revitalisasi pedestrian Sudirman tinggal menyisakan pekerjaan ‘finishing’ di antaranya memasang lampu penerangan jalan, dan pemasangan serta penghalusan granit untuk trotoar.

Pekerjaan penataan pedestrian di Jalan Sudirman akan dilanjutkan pada 2020, yaitu dari simpang Jembatan Gondolayu ke arah barat menuju Tugu. Pekerjaan dilakukan menggunakan dana keistimewaan.

“Konsepnya masih seperti sebelumnya. Mungkin ada penyesuaian sedikit agar pedestrian bisa diakses secara mudah karena trotoar yang ada sekarang cukup tinggi,” katanya.
Baca juga: Yogyakarta menghapus denda pengurusan IMB rumah berusia 20 tahun lebih

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar