LDPM Kulon Progo bantu beras 1.050 kilogram bagi warga terdampak COVID-19

id LDPM,Gapoktan Kulon Progo,Kodim 0731,Kulon Progo,Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo,COVID-19

LDPM Kulon Progo bantu beras 1.050 kilogram bagi warga terdampak COVID-19

Penandatangan serah terima bantuan beras dari Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, ke Komando Distrik Militer 0731. (ANTARA/HO/Aris Nugraha)

Kulon Progo (ANTARA) - Asosiasi Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyerahkan bantuan beras sebanyak 1.050 kilogram ke Komando Distrik Militer 0731 supaya didistribusikan kepada warga terdampak COVID-19 di wilayah itu.

"Bantuan ini kami harapkan mampu meringankan beban bagi korban COVID-19 di Kulon Progo," kata Ketua Asosiasi Gapoktan Kulon Progo Margiyono di Kulon Progo, Rabu.

Ia mengatakan 21 gapokgan di Kulon Progo siap menyalurkan bantuan sembako beras untuk kurang lebih 53 ribu KPM atau sekitar 530 ton setiap bulan di tengah wabah COVID-19, sehingga ada uang yang beredar di Kulon Progo sebanyak Rp5,3 miliar per bulan.

"Stok beras di tingkat petani dan gapoktan aman. Apalagi saat ini, petani Kulon Progo memasuki masa panen, sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan di masyarakat," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha mengucapkan terima kasih atas dukungan dari asosiasi dalam upaya meringankan beban warga yang terdampak COVID-19, sekaligus mendukung ketersediaan pangan di tengah kondisi yang memprihatinkan adanya wabah COVID-19.

Ketersediaan pangan yang cukup tentunya sangat membantu dalam upaya pencegahan kerawanan sosial.

"Kami ucapkan terima kasih bantuan dari asosiasi gapktan dan diharapkan pada saat panen raya ini bisa mendongkrak stok gabah sebanyak banyaknya untuk menjaga stok pangan di Kulon Progo," katanya.

Ia mengatakan stok bahan pangan aman karena panen padi di Maret sampai Mei seluas 8.401 hektare dengan produksi 34.964 ton beras.

"Petani juga diharapkan tidak menjual semua produksi padi tapi sebagian untuk cadangan pangan keluarga," katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.