Logo Header Antaranews Jogja

FPKS DPRD Kulon Progo minta pemkab revitalisasi UMKM

Senin, 24 Agustus 2020 07:34 WIB
Image Print
Ketua Fraksi PKS DPRD Kulon Progo Hamam Cahyadi. (ANTARA FOTO/Mamiek)

Kulon Progo (ANTARA) - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendesak pemerintah setempat segera merevitaliasi sektor usaha mikro kecil dan menengah yang terkenada dampak dari pandemi COVID-19.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kulon Progo Hamam Cahyadi di Kulon Progo, Jumat, mengatakan saat ini, Kulon Progo ditopang olah usaha mikro kecil dan menengah, sehingga perlu adanya revitalisasi UMKM.

"Kami minta langkah perbaikan ekonomi dampak pandemi COVID-19 adalam revatalisasi sektor UMKM. UMKM harus menjadi motor penggerak ekonomi kembali dengan ditopang dari potensi lokal," kata Hamam.

Ia juga meminta Pemkab Kulon Progo segera merealisasikan UMKM Center untuk memasarkan produk lokal Kulon Progo. UMKM Center ini didalamnya ada rumah kemasanan, Pusat Informasi UMKM, Market Place sebagai media pemasaran daring untuk UMKM Kulon Progo, dan tempat konsultasi.

"UMKM Center ini akan menjadi motor penggerak promosi produk lokal melalui daring. Pada masa pandemi ini, produk UMKM harus dijual secara daring. Kemajuan IT dan kondisi pandemi COVID-19 mengharuskan pemkab dan pelaku UMKM harus menggunakan IT dalam memasarkan produk," katanya.

Lebih lanjut, Hamam mendesak Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah merevitalisasi alaman belabeliku.com sehingga bisa menjadi "marcet place" kembangan bersama.

"Kami minta BelabeliKu.com bisa menampung semua produk usaha kecil menengah Kulon Progo, dan mampu bersaing dengan "marketplace" taraf nasional lainnya," kata Hamam.

Ia juga mendorong Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyusun "road map" program berkelanjutan terhadap program pelatihan pemasaran secara daring dengan berkesinambangunan, agar nantinya bisa tuntas mendorong kemajuan UKM di Kulon Progo.

"Hal ini penting, supaya seluruh produk lokal buatan pelakua UKM dapat dipasarkan secara daring, dan mereka melek pemasaran daring dan mampu bersaing dengan gempuran produk yang sama dari luar daerah," katanya.



Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026