Denpasar (ANTARA) - Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan bahwa menjaga hubungan dengan maskapai menjadi upaya untuk menghindari dampak resesi bagi pariwisata.
"Ya kita tetap menjaga hubungan dengan maskapai. Itu satu-satunya cara bagaimana agar mereka melakukan penambahan penerbangan. Sekarang kan baru 24 airlines harapan kita 35 itu cepat terjadi," kata dia di Denpasar, Jumat.
Terkait harga tiket pesawat yang masih tinggi, Bagus Agung meyakini harga tersebut akan turun di tahun depan lantaran pemerintah telah melakukan komunikasi, namun ia menyadari bahwa urusan bisnis memang tak dapat terelakkan.
Bagus Agung optimistis meskipun resesi global nantinya benar terjadi tidak akan berdampak besar bagi pariwisata Bali yang merupakan tujuan destinasi internasional.
"Kami di Bali dengan persiapan sudah matang mulai dari pembukaan penerbangan internasional, kemarin sampai saat ini. Saya pikir kita sudah siap menerima wisatawan dengan cara bertahap ini," ujarnya.
Ketua Bali Tourism Board tersebut menyebut wisatawan mancanegara dari Australia, India, Inggris, Amerika, dan Singapura masih mendatangkan potensi kunjungan yang tinggi hingga tahun depan. Pihaknya juga menargetkan kunjungan internasional dapat pulih 50 persen pada tahun 2023.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bali Tourism Board: Jaga hubungan dengan maskapai untuk hindari resesi
