Pelajar di Cianjur pascagempa butuh trauma healing

id trauma healing gempa,gempa cianjur,Disdikpora Kabupaten Cianjur,siswa terdampak gempa

Pelajar di Cianjur pascagempa butuh trauma healing

Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur Akib Ibrahim saat menjelaskan rekapitulasi data sementara kepada wartawan di kantor dinas, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11). ANTARA/Rizka Khaerunnisa

Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur Akib Ibrahim mengatakan proses penyembuhan trauma atau trauma healing merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhkan bagi siswa-siswa yang terdampak gempa di wilayah tersebut.

“Yang paling dibutuhkan itu pertama menghilangkan trauma dulu,” kata Akib saat dijumpai wartawan di kantor Disdikpora Kabupaten Cianjur pada Rabu (23/11).

Menurut Akib, pihaknya akan menggunakan sejumlah tenda hasil sumbangan sebagai tempat untuk memberikan pelayanan penyembuhan trauma di masing-masing wilayah kecamatan terdampak.


 
Kondisi TK PGRI Cugenang yang rusak akibat gempa yang terjadi pada Senin lalu (21/11) di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022). ANTARA/Rizka KhaerunKhaerun
Di samping itu terkait masa ujian akhir sekolah (UAS) pada Desember, Akib mengatakan pihaknya optimis ujian tersebut dapat diselenggarakan di wilayah Kabupaten Cianjur walaupun jika dilakukan di tenda kelas darurat.

“Sekarang ini kita akan lihat dulu kondisi hasil pemetaan kondisi di lapangan seperti apa. Kita fleksibel karena pada hakikatnya untuk evaluasi akhir semester, ini kan otonomi, ya, diserahkan kepada kita. Jadi Insya Allah tetap berjalan. Nah, situasi dan kondisi kita sesuaikan,” kata dia.

Sebagai informasi, dalam kesempatan yang sama pada Rabu, Kemendikbudristek telah memberikan bantuan bagi sekolah terdampak yang disalurkan melalui Disdikpora, salah satunya termasuk tenda kelas darurat.



Per 23 November 2022, rekapitulasi data sementara Disdikpora Cianjur mencatat setidaknya terdapat 211 siswa korban luka ringan, 5 siswa korban luka berat, dan 32 siswa korban meninggal dunia. Sementara guru, tercatat sebanyak 34 korban luka ringan, 21 korban luka berat, dan 3 korban meninggal dunia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Disdikpora Cianjur: Trauma healing sangat dibutuhkan siswa pascagempa
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022