Logo Header Antaranews Jogja

Sambo beberkan dialog Putri Candrawathi soal pelecehan

Rabu, 7 Desember 2022 15:28 WIB
Image Print
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo memasuki ruangan menjelang menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nym.

Jakarta (ANTARA) - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Ferdy Sambo, mengungkapkan percakapan yang berlangsung antara dirinya dengan Putri Candrawathi, yang juga merupakan terdakwa dalam kasus serupa, mengenai pelecehan yang dilakukan Brigadir J.

"Kurang lebih jam 23.00 WIB, saya ditelepon istri saya tanggal 7 itu. Saya kaget karena istri saya menelepon dalam kondisi menangis, Yang Mulia. Istri saya menyampaikan, ‘Pah, Yosua berlaku kurang ajar kepada saya. Dia masuk ke kamar saya’,” ucap Sambo ketika menyampaikan kesaksian dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu.

Saat itu, Ferdy Sambo berada di Jakarta, sedangkan Putri Candrawathi berada di Magelang, Jawa Tengah, bersama terdakwa Richard Eliezer, terdakwa Kuat Ma'ruf, terdakwa Ricky Rizal, Susi selaku asisten rumah tangga, dan Yosua.

Mendengar ucapan Putri, Ferdy pun mempertanyakan apa yang dimaksud dengan perlakuan kurang ajar dan mengapa Yosua berani berlaku kurang ajar terhadap Putri Candrawathi.

Akan tetapi, alih-alih menjelaskan, Putri Candrawathi justru meminta kepada Ferdy Sambo untuk tidak menelepon ajudan yang lain .

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sambo ungkap percakapan dengan Putri Candrawathi terkait pelecehan



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026