Delegasi Smart Green ASEAN kagumi objek wisata di Banyumas

id smart green asean cities,potensi wisata,wisata banyumas,ASEAN 2023

Delegasi Smart Green ASEAN kagumi objek wisata di Banyumas

Peserta kegiatan City Window Series II yang diselenggarakan oleh Program SGAC-UNCDF mengikuti rangkaian kegiatan di sekitaran Menara Teratai, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (13/9/2023) petang. ANTARA/HO-BLUD

Purwokerto (ANTARA) - Peserta kegiatan City Window Series II yang diselenggarakan oleh Program Smart Green ASEAN Cities (SGAC)-United Nations Capital Development Fund (UNCDF) mengagumi sejumlah objek wisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

"Hal itu terungkap saat para peserta yang merupakan delegasi dari 13 kota se-ASEAN itu mengunjungi Menara Teratai, Purwokerto, Rabu (13/9) petang, usai melakukan serangkaian kegiatan," kata Juru Bicara Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lokawisata Baturraden Topan Pramukti di Purwokerto, Banyumas, Kamis.

Selain untuk berwisata, kata dia, rombongan yang didampingi Bupati Banyumas Achmad Husein juga melihat secara langsung produk paving dari limbah plastik yang diaplikasikan di sekitaran Menara Teratai dan beberapa jalur pedestrian atau trotoar Jalan Bung Karno.

Menurut dia, peserta City Window Series II juga mengunjungi beberapa objek wisata lainnya yang dikelola BLUD UPT Lokawisata Baturraden seperti Taman Mas Kemambang dan Taman Botani.

"Kami berharap kunjungan delegasi dari sejumlah negara ASEAN itu dapat menjadi ajang promosi guna menarik minat kunjungan wisatawan mancanegara ke Banyumas," ungkapnya.

Dalam kesempatan terpisah, Programme Manager SGAC-UNCDF Chencho G Dorjee mengaku telah mengunjungi berbagai kota di dunia, namun Banyumas sangat spesial.

Bahkan, dia akan memilih Banyumas sebagai daerah tujuan wisata ketika kelak datang kembali ke Indonesia untuk berwisata.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Peserta City Window Series II kagumi sejumlah objek wisata di Banyumas

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.