Jakarta (ANTARA) - Uniqlo Indonesia bersama jenama produk perawatan berbasis minyak esensial Botanina mengadakan kelas meracik minyak atsiri di Jakarta pada Minggu.
Dalam kelas itu, pendiri Botanina Agustina Ciptarahayu memandu peserta meracik minyak atsiri untuk berbagai tujuan kesehatan, termasuk menyembuhkan nyeri, melegakan pernapasan, menjaga imunitas, dan mengurangi stres.
Minyak esensial yang disediakan untuk diracik antara lain minyak esensial dari kayu cedar, patchouli atau nilam, lavender, jeruk, bergamot, marjoram, dan pala.
Agustina menjelaskan karakter dari minyak-minyak esensial tersebut dan manfaatnya.
Baca juga: Pertamina EP menemukan sumur baru dengan potensi 3.442 barel minyak
Misalnya, lavender varietasnya banyak sehingga aromanya bisa beragam. Selain itu, lavender mengeluarkan aroma yang dinilai menenangkan.
Minyak dari bergamot, yang masih salah satu keluarga dengan jeruk, aromanya dinilai menyegarkan, manis dengan sedikit pahit. Minyak bergamot dapat digunakan untuk membantu meningkatkan suasana hati.
Sedangkan minyak dari nilam atau patchouli yang beraroma khas, menurut Agustina bermanfaat untuk kesehatan kulit, salah satunya untuk mengatasi jerawat.
Baca juga: Ekuador naikkan tarif minyak mentah dari Kolombia 900 persen
Namun, ia mengatakan, tidak semua orang menyukai aroma nilam. "Kalau orang suka ya suka banget, kalau tidak ya tidak suka," katanya.
Peserta dibebaskan memilih minyak esensial yang akan diracik. Dalam hal ini, peserta dipandu meracik minyak esensial untuk biang, untuk pijat, dan untuk parfum.
Setelah selesai meracik, Agustina meminta para peserta untuk "berbicara" dengan minyak racikan mereka dengan harapan campuran minyak esensial tersebut dapat mendatangkan kebaikan dan kesehatan bagi tubuh.
"Silakan memanfaatkan karya cipta Tuhan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Meracik minyak esensial untuk mendapatkan manfaat kesehatan
