Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mulai menyasar ke perusahaan-perusahaan sebagai upaya untuk semakin memperkuat kesehatan masyarakat, terutama bagi para pekerja.
"Sebenarnya kegiatan CKG di perusahaan itu untuk memperkuat, dengan pemeriksaan kesehatan gratis ini sebagai momentum memperkuat kesehatan dasar masyarakat," kata Kepala Dinkes DIY Gregorius Anung Trihadi di Yogyakarta, Minggu.
Kegiatan CKG bagi karyawan di perusahaan wilayah DIY kolaborasi antara swasta dengan pemerintah belum lama ini, di antaranya dilakukan di salah satu pabrik wilayah Kabupaten Bantul dengan menyasar sekitar 1.300 pekerja.
Menurut dia, beberapa tahun lalu, Dinkes bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap karyawan, tetapi karena ada program hasil terbaik cepat Presiden Prabowo bidang kesehatan, salah satunya CKG, menjadi penguatan pemeriksaan kesehatan.
"Jadi, kalau dulu hanya pemeriksaan kesehatan rutin, tapi sekarang adalah CKG, yang kemudian melibatkan puskesmas untuk memastikan data itu masuk menjadi dasar kesehatan untuk masyarakat seluruh Indonesia, khususnya di DIY," katanya.
Dengan demikian, kata dia, pemeriksaan kesehatan bagi karyawan perusahaan sebenarnya merupakan program lama, tetapi kemudian diperkuat dengan beberapa perbaikan dan penambahan jenis cek kesehatan lainnya.
"Ini luar biasa. Jadi, pada Februari awal ini akan melakukan kerja sama melakukan pemeriksaan kesehatan untuk para pekerja, termasuk melakukan pemeriksaan kebugaran," katanya.
Dia mengatakan pemda melalui Dinas Tenaga Kerja kabupaten dan kota di DIY juga sudah melakukan kesepahaman bahwa nanti tanggung jawab kesehatan terhadap karyawan perusahaan juga menjadi tanggung jawab semua.
"Jadi, pemerintah juga ikut berperan dalam memastikan kesehatan pekerja tersebut dengan melibatkan program-program yang diampu oleh pemerintah," katanya.
