Kulon Progo: Ketersediaan gabah di gapoktan 80 ton

id Kulon Progo,Gabah

Kulon Progo: Ketersediaan gabah di gapoktan 80 ton

Pengusaha penggilingan padi di Kulon Progo. (ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebut ketersediaan gabah di tingkat gabungan kelompok tani berkisar antara 20 ton hingga 80 ton gabah kering giling sehingga mencukupi kebutuhan beras selama libur Natal dan Tahun Baru 2024.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulon Progo Sudarna di Kulon Progo, Minggu, mengatakan berdasarkan pemantauan di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ngestiharjo Wates, bahwa harga dan stok beras di gapoktan tersebut masih cukup jelang Natal dan Tahun Baru 2024.

"Gapoktan Ngestiharjo Wates ini memiliki stok gabah jenis mapan 20 ton dan stok gabah jenis biasa 80 ton gkg," kata Sudarna.

Ia mengatakan harga beras di tingkat pedagang memang mengalami kenaikan dari kisaran Rp200 hingga Rp500 per kilogram. Kenaikan ini cukup wajar dan pasti terjadi setiap hari raya keagamaan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami melakukan operasi pasar kerja sama dengan Bulog dan Pemda DIY," katanya.

Sudarna juga mengatakan berdasarkan beberapa pantauan tim dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian di beberapa lokasi diketahui untuk stok kebutuhan cukup tersedia sehingga masyarakat Kabupaten Kulon Progo tidak perlu khawatir dengan ketersediaan barang kebutuhan pokok jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2024

"Pasokan komoditas, sebagian besar kebutuhan pokok selama Natal dan Tahun Baru di Kulon Progo diprediksi masih terkendali meskipun beberapa pasokan komoditas dalam kondisi kurang ideal," katanya.

Menurut dia, beberapa pasokan komoditas seperti beras/cabai/bawang terkendala gangguan cuaca, dan hal ini juga terjadi di beberapa wilayah dan hampir setiap tahun terjadi.

Namun Pemkab Kulon Progo tetap berupaya maksimal memenuhi pasokan kebutuhan pokok dan juga menjaga kestabilan harga karena banyaknya permintaan pasar.

"Kalau saya memprediksi juga akan naik pasti, tapi tidak ekstrim, kita melihat dari pergerakan harga dibanding tahun-tahun yang lalu kurang lebihnya masih sama, ya sepanjang masih dalam jangkauan masyarakat," katanya.

Dia mengatakan tugas pemerintah menyediakan dari sisi stok kalau harga itu memang permintaan hukum pasar, dan memastikan bahwa pasokan ada, seperti komoditas beras.

selama ini Pemkab juga telah menggelar sejumlah operasi pasar dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kulon Progo.

"Kami berusaha agar tidak terus naik," kata Sudarna.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kulon Progo l Bambang Tri Budi Harsono berharap produsen dapat memenuhi kebutuhan telur ayam ras dalam daerah karena telur adalah makanan yang digemari masyarakat dan sumber gizi yang baik.

"Kami berharap produsen memenuhi permintaan pasar," katanya.