15.000 wisatawan mengunjungi Candi Pramban pada hari kedua Lebaran 2024

id PT TWC ,Lebaran 2024,Wisatawan Candi Prambanan

15.000 wisatawan mengunjungi Candi Pramban pada hari kedua Lebaran 2024

Sejumlah wisatawan mengunjungi destinasi Taman Wisata Candi Prambanan pada Lebaran 2024. ANTARA/HO-PT TWC

Sleman (ANTARA) - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) atau Injourney Destination Management (IDM) mencatat pada hari kedua Lebaran 2024 (11/4) destinasi Taman Wisata Candi Prambanan dikunjungi sebanyak 15.000 wisatawan.

"Pada hari kedua lebaran tahun ini, Taman Wisata Candi Prambanan dikunjungi sebanyak 15.000 wisatawan, dan kami yakin hingga masa ramai libur Lebaran 2024 pada 15 April jumlah kunjungan wisatawan akan terus bertambah," kata Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis PT TWC Hetty Herawati di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, jumlah pengunjung Candi Prambanan ini diperkirakan terus meningkat, mengingat masa libur dan cuti bersama Lebaran berlangsung hingga 15 April 2024.

"Selain itu, dari segi infrastruktur juga didukung oleh akses Tol Fungsional Solo-Yogyakarta dengan exit fungsional Klaten yang telah beroperasi sejak sebelum Lebaran semakin mempermudah kunjungan wisatawan ke Candi Prambanan di masa Lebaran ini," katanya.
 

VP Commercial and Experience Injourney Destination Management (IDM) Dimas Ganjar Ramadhan mengatakan pada momen libur Lebaran 2024 ini, TWC menghadirkan Eksplorasi Budaya Jawa dan Kuliner di Pasar Medang Candi Prambanan pada 11-15 April 2024.

"Untuk menghadirkan pengalaman yang berkesan dan mendalam, TWC/IDM melalui Kelana Cerita Tanah Jawa menampilkan sejumlah 'attraction activation' di destinasi Candi Prambanan," katanya.

Menurut dia, pengunjung bisa merasakan pengalaman rasa, aksara, dan budaya Jawa yang dibungkus secara inklusif dan mendorong interaksi yang mendalam untuk menghadirkan pengalaman yang berkesan.

"Melalui kampanye #LebarandiCandi dengan tema Kelana Cerita Tanah Jawa, IDM menghadirkan keramahtamahan serta pengalaman otentik nan menarik untuk menciptakan kenangan layaknya hangatnya rasa kekeluargaan," katanya.

Ia mengatakan tema Kelana Cerita Tanah Jawa menyusun serpih kisah adiluhung dari zaman nenek moyang dan dikemas secara fun untuk menghadirkan representasi berwisata yang menginspirasi dan menyenangkan.

"Kelana Cerita Tanah Jawa menghadirkan Pasar Medang yang menampilkan ragam aktivitas yang mendorong interaksi untuk menanamkan pengalaman yang berkesan. Kegiatan ini antara lain Cipta Aksara, Sasana Kriya, dan Bhuvana Java," katanya.



Dimas mengatakan, pengunjung juga bisa memanjakan lidah di kuliner Pasar Medang yang menghadirkan Daharan Lawasan antara lain kipo, gulali, kicak, jenang gempol, es gosrok, es limun maupun Daharan Anyaran yang menggugah selera.

"Pasar Medang memunculkan pengalaman rasa yang menggugah selera yang bekerja sama dengan Komunitas Lawasan Mataram dan juga komunitas UMKM lokal yang berkualitas," katanya.

Unit Teater dan Pentas PT TWC pada masa libur Lebaran ini menyajikan pertunjukan Sendratari Ramayana Open Air pada 11, 13, 14, 16, 18 dan 20 April 2024 mulai pukul 19.30 WIB.

Sementara itu untuk pertunjukan dramatari Roro Jonggrang, pentas di 12, 15, 17, 19 April 2024 mulai pukul 19.30 WIB. Sementara, pertunjukan paling anyar, Shinta Obong, tampil di 12, 13, 19 dan 20 April 2024 mulai pukul 17.30 WIB.

Salah satu pengunjung Taman WisataCandiPrambanan, Dani menilai bahwa Pasar Medang merupakan paket komplit untuk disambangi saat berkunjung ke Candi Prambanan karena banyaknya variasi kegiatan, kuliner dan dapat dinikmati oleh segala kalangan.

"Hal yang menarik bagi saya di Pasar Medang ada festival tarian budaya, anak saya juga antusias. Mama papanya bisa nostalgia dengan musik-musik jadul sambil menikmati jajanan yg enak disini. Jadi disini tidak hanya sekadar jalan-jalan tapi juga edukasi kepada anak-anak tentang sejarah dan budaya," kata wisatawan asal Bekasi ini.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 15.000 wisatawan kunjungi Candi Prambanan pada hari kedua Lebaran
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024