Hasto sambut baik gagasan retret dilanjutkan 2026

id retret,retret 2026,Wali Kota Yogyakarta

Hasto sambut baik gagasan retret dilanjutkan 2026

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. ANTARA/HO-Pemkot Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyambut baik gagasan Presiden Prabowo Subianto yang berencana menggelar retret atau pembekalan kepala daerah lanjutan pada 2026.

"Ya, bagus sekali karena gini, Pak Prabowo itu mengatakan bahwa 'janji-janji saya ini jangan hanya dianggap 'omon-omon' begitu," ujar Hasto saat ditemui di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Jumat malam.

Melalui retret berikutnya, menurut Hasto, Presiden Prabowo ingin mengecek apakah berbagai program dan target yang telah dibuat dapat direalisasikan oleh para kepala daerah di wilayah masing-masing atau tidak.

Dia mencontohkan, target swasembada pangan pada 2026 merupakan janji besar yang harus diwujudkan dengan langkah konkret.

"Katakanlah swasembada pangan dan sebagainya. Itu beliau (Presiden Prabowo) saking semangatnya (menyatakan) 'kalau perlu buktikan bahwa janji-janji saya itu bisa terpenuhi dan membuktikannya dalam bentuk retret lagi'," ujar dia.

Baca juga: Wali Kota Yogyakarta: Retret buat pemda tak cemas terapkan efisiensi anggaran

Selain itu, menurut dia, jika retret kedua nanti dapat pula menjadi sarana evaluasi sejauh mana keseriusan pemerintah daerah melaksanakan tugasnya selama setahun memimpin.

"Ya, evaluasi. Itu kan semangat untuk supaya buktikanlah bahwa apa yang kami janjikan ini serius, begitu," ucap Hasto.

Menurut dia, retret bakal menjadi ajang komunikasi terbuka antara pusat dan daerah untuk menyelaraskan kebijakan.

"Di situ kan ada komunikasi lagi, apakah target-target itu tercapai atau tidak, sehingga semua kepala daerah kumpul. Maksudnya beliau seperti itu yang saya tangkap ya," ujarnya.

Sebelumnya, retret atau pembekalan kepala daerah yang telah berjalan selama satu pekan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah resmi ditutup oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (28/2).

Presiden pun meminta Kementerian Dalam Negeri menggelar kembali retret tahun depan untuk mengevaluasi capaian target yang ditetapkan.

Informasi mengenai rencana pelaksanaan retret lanjutan pada tahun 2026 itu disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya.


Baca juga: Retret perkuat relasi dan bekal pelaksanakan Asta Cita

Baca juga: Presiden tekankan pentingnya keadilan ekonomi

Baca juga: Bupati Bantul : Retret bangun komitmen bersama lakukan perubahan besar

Baca juga: Prabowo: kita abdi dan pelayan rakyat