BPBD Bantul imbau warga waspadai potensi bencana hidrometeorologi

id BPBD Bantul ,Waspada bencana hidrometeorologi ,Cuaca ekstrem

BPBD Bantul imbau warga waspadai potensi bencana hidrometeorologi

Kantor BPBD Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi dampak cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi berupa pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor," kata Komandan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah, di Bantul, Rabu.

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu, cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul bagian utara dan tengah, serta Kabupaten Gunungkidul bagian utara dan tengah.

Kemudian pada Kamis (3/4) cuaca ekstrem tersebut juga berpotensi terjadi di wilayah yang sama, sementara pada Jumat (4/4) cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulon Progo bagian utara, serta Kabupaten Gunungkidul bagian utara.

"Waspadai juga potensi pohon tumbang saat cuaca kurang bersahabat. Apalagi pada jalur yang memiliki potensi ancaman bencana, seperti banjir dan longsor," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengatakan, dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, BPBD Bantul menyiagakan seluruh personel baik di pos induk maupun pos pantau yang didirikan di kelurahan.

"Untuk personel siaga 24 jam di pos kami masing masing serta dibantu pos-pos pantau yang didirikan oleh masyarakat," katanya.

Menurut dia, semua wilayah di Bantul perlu mewaspadai adanya potensi dampak banjir, longsor, dan angin kencang ketika hujan dengan intensitas lebat mengguyur daerah ini.

"Untuk tanah longsor dan banjir yang perlu diwaspadai di wilayah Kecamatan Pundong, Imogiri, Piyungan, dan Dlingo. Personel di BPBD seluruhnya sebanyak 180 orang," katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2025