Trump geram media sebut AS bantu Iran

id Amerika Serikat,Donald trump,Iran,Bantuan,Hoax,Nuklir

Trump geram media sebut AS bantu Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan terkait pembicaraan dagang AS dengan Kanada di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (27/6/2025) waktu setempat. Presiden Trump mengumumkan bahwa Amerika akan menghentikan segala negosiasi dagang dengan Kanada dan kemungkinan pemberlakuan tarif baru setelah Kanada menerapkan pajak layanan digital terhadap perusahaan teknologi AS. ANTARA FOTO/Xinhua/Hu Yousong/bar

Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump melampiaskan kemarahan kepada media pada Jumat, setelah adanya laporan yang menyatakan dia memberikan bantuan kepada Iran sebesar 30 miliar dolar AS (Rp48,6 triliun) untuk membangun fasilitas nuklir nonmiliter.

"Siapa bajingan di Media Berita Palsu yang mengatakan bahwa 'Presiden Trump ingin memberikan 30 miliar dolar AS kepada Iran untuk membangun fasilitas nuklir nonmiliter'?"

"Tidak pernah ada ide konyol ini. Ini hanya tipuan lain yang dikeluarkan oleh berita palsu untuk merendahkan. Orang-orang ini sakit !!!" Tulis Trump dalam akun Truth Social miliknya.

Baca juga: "Wag the dog", Benjamin Netanyahu, gambaran perang Iran-Israel

Media melaporkan bahwa pemerintahan Trump mempertimbangkan untuk memberikan insentif ekonomi kepada Iran, seperti mencairkan miliaran aset Iran sebagai imbalan penghentian program pengayaan uranium Teheran, menurut tiga sumber yang memahami pembahasan masalah tersebut.

Pada 22 Juni lalu, AS menjatuhkan enam bom penghancur bunker di fasilitas nuklir Fordow dan meluncurkan puluhan serangan rudal jelajah yang berbasis di kapal selam di dua situs lain yaitu Natanz dan Isfahan sebagai bagian dari upaya menekan program nuklir Iran.

Baca juga: Trump klaim Iran dan Israel sepakati gencatan senjata

Meski putaran keenam pembicaraan antara AS dan Iran telah dijadwalkan 15 Juni, tetapi serangan udara Israel terhadap militer Iran, nuklir, dan situs sipil pada 13 Juni membuat keadaan rumit.

Konflik 12 hari antara Israel dan Iran terhenti di bawah gencatan senjata yang disponsori AS yang mulai berlaku 24 Juni.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Pejabat AS sebut Trump 'tidak ingin lanjutkan' serangan ke Iran

Baca juga: Ini posisi Rusia dan China jika AS berani menyerang Iran



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Trump geram media sebut AS beri bantuan dana untuk Iran

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.