Ombudsman DIY berkunjung ke Perum LKBN ANTARA

id Yogyakarta,ORI DIY,LKBN Antara,Ombudsman RI DIY,DIY

Ombudsman DIY berkunjung ke Perum LKBN ANTARA

Kepala Perwakilan Ombudsman DIY Muflihul Hadi (kanan), bersama timnya, Jaka Susila Wahyuana (dua kiri) selaku Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman Perwakilan DIY dan Fajar Hendy Lesmana (kiri), bagian sekretariat, serta Kepala Perum LKBN ANTARA Biro DIY Nur Istibsaroh (dua kanan) foto bersama di Kantor Berita ANTARA Yogyakarta, Senin (28/7/2025). ANTARA

Yogyakarta (ANTARA) - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkunjung ke Kantor Perum LKBN ANTARA Biro DIY yang beralamat di Jalan Tamansiswa No 123.

Kepala Perwakilan Ombudsman DIY Muflihul Hadi, bersama timnya, Jaka Susila Wahyuana selaku Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman Perwakilan DIY dan Fajar Hendy Lesmana, bagian sekretariat, disambut hangat oleh Kepala Perum LKBN ANTARA Biro DIY Nur Istibsaroh.

Muflihul Hadi menyampaikan bahwa kunjungan kali ini bertujuan untuk memperkenalkan diri dan memperkuat kolaborasi antara Ombudsman dan media. Hadi yang baru bertugas di Yogyakarta sejak Februari 2025, sebelumnya bertugas di Surabaya, Jawa Timur.

"Kami berharap hubungan baik ini dapat memperkuat peran media dalam menyebarluaskan informasi mengenai tugas kami dalam menjaga transparansi dan keadilan di masyarakat," ungkap Hadi.

Dalam kesempatan tersebut, Hadi menjelaskan tentang berbagai tugas pokok dan fungsi Ombudsman yang meliputi penerimaan laporan masyarakat tentang pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi.

Beberapa isu terbaru yang sudah ditangani Ombudsman DIY antara lain dugaan jual beli seragam sekolah, masalah jalur afirmasi dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK 2025, serta keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di sebuah sekolah di provinsi ini.

Tidak hanya itu, Ombudsman DIY juga sedang mengkaji permasalahan darurat sampah yang mengancam lingkungan Yogyakarta.

"Kami terus mendalami berbagai isu yang melibatkan kepentingan masyarakat. Salah satunya adalah masalah sampah yang semakin mendesak. Pada sejumlah kasus, kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan laporan yang ada," ujar Hadi.

Nur Istibsaroh mengungkapkan antusiasmenya terhadap kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya sinergi antara ANTARA dan Ombudsman DIY dalam memanfaatkan media untuk penyebaran informasi yang lebih luas dan efisien.

"ANTARA memiliki kurang lebih 300 pelanggan media, yang menjadikan informasi yang disebarluaskan melalui ANTARA lebih masif dan terdistribusikan lebih ke banyak media. Kami juga berkomitmen untuk tidak hanya memproduksi berita teks, tetapi juga menyediakan berbagai layanan seperti foto, video, pelatihan jurnalistik, pameran foto, dan pembuatan buku foto," kata Istib, panggilan akrab Nur Istibsaroh ini.

Istib yakin dengan sinergi yang baik antarkedua belah pihak, akan memberikan manfaat pada kedua belah pihak di antaranya meningkatkan efektivitas pengawasan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat, informasi penting mengenai pelayanan publik, pengawasan, serta upaya penanggulangan permasalahan sosial dapat lebih cepat dan tepat sampai ke masyarakat.

Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.