Gunungkidul (ANTARA) - Wakil Bupati Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta Joko Parwoto menekankan pentingnya kepemimpinan modern yang visioner.
Wabup Joko saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gerakan Pemuda Ansor di Gunungkidul Sabtu mengatakan, prinsip Islam yang diajarkan para kiai dan pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) sudah mencakup semua lini kehidupan.
"Dasar-dasar NU sudah lengkap. Namun, seorang pemimpin harus visioner, bisa membaca perkembangan teknologi, sekaligus memperhatikan hak-hak masyarakat," katanya.
Menurut dia, kepemimpinan masa kini membutuhkan pemahaman yang kuat, kemampuan mengorganisasi, serta kecakapan dalam merencanakan dan memanfaatkan sumber daya manusia.
"Cara orang memimpin harus punya arah. Pemimpin harus bisa mengatur, merencanakan, dan melihat potensi sumber daya manusia (SDM) yang ada," katanya.
Pelatihan tersebut mengusung tema "Kaderisasi Ansor di Bumi Semin Menjaga Warisan Leluhur, Menyongsong Masa Depan".
Kegiatan tersebut menjadi yang pertama kalinya digelar di Kecamatan Semin Gunungkidul.
Ketua Panitia PKD Kasino mengatakan, pelatihan tersebut merupakan langkah awal dan pondasi utama dalam mencetak kader militan Ansor.
"Militan dalam berorganisasi, militan dalam bersosial di masyarakat, dan yang terpenting menjaga Nahdlatul Ulama," katanya.
Pelatihan diikuti oleh sekitar 30 peserta dari wilayah Semin, dua peserta dari Kapanewon (Kecamatan) Paliyan, serta beberapa peserta dari wilayah Jawa Tengah.
