Legislator DPRD Kulon Progo Tukijan minta BBWSSO segera tangani banjir Hargorejo

id BBWSSO,Hargorejo,Komisi II DPRD Kulon Progo,Anak Kali Pening,DPRD Kulon Progo,Kulon Progo,Banjir

Legislator DPRD Kulon Progo Tukijan minta BBWSSO segera tangani banjir Hargorejo

Kondisi Anak Kali Pening di Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, yang mengancam 20 KK saat hujan deras. (ANTARA/HO-Dokumen Dukuh Kriyan Novi)

Kulon Progo (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kupon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Tukijan meminta pemerintah setempat dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak segera menangani masalah banjir di Bukit Menoreh, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, yang menjadi langganan banjir setiap hujan lebat.

Tukijan di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan beberapa waktu lalu, Komisi III telah meninjau beberapa titik rawan banjir saat hujan lebat, salah satunya di kawasan Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap.

"Kami di Komisi III bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPKP Kulon Progo meninjau beberapa lokasi potensi banjir. Kami sudah mengusulkan ada normalisasi anak sungai hingga pembangunan talud untuk menangani banjir. Kewenangan ada di BBWSSO, namun belum ada tindak lanjut dari BBWSSO," kata Tukijan.

Ia mengatakan Komisi III juga pernah audiensi dengan BBWSSO mengusulkan penanganan banjir di Hargorejo ini. Bahkan proposal penanganan banjir sudah diserahkan ke BBWSSO.

"Empat tahun terakhir, kawasan Kalurahan Hargorejo menjadi langganan banjir. Proposal penanganan banir juga sudah diserahkan. Untuk itu, kami mengharapkan segera ada penanganan banjir di Kalurahan Hargorejo secara khusus dan di wilayah Kulon Progo secara umum," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan V (Galur dan Lendah) ini.

Sementara itu, Dukuh Kriyan, Kalurahan Hargorejo, Novi Nurkhasanah mengatakan jumlah kepala keluarga (KK) terdampak banjir di kawasan Kalurahan Hargorejo sebanyak 20 KK.

Ia mengatakan anak Kali Pening di kawasan Kalurahan Hargorejo mengalami pendangkalan dan talud sisi kanan dan kiri sudah jebol. Sehingga saat hujan pasti banjir. Selain itu, kawasan Kalurahan Hargorejo adalah pusat limpahan air dari Padukuhan Kliripan, Selo Timur, Kriyan, dan Kulur.

"Kami sangat berharap Pemkab Kulon Progo segera berkoordinasi dengan BBWSSO untuk penanganan banjir ini, supaya tidak terjadi banjir setiap ada hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi," katanya.

Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.