Tips orang tua kenalkan puasa Ramadan ke anak

id puasa ramadan untuk anak,tips puasa anak,mengenalkan puasa anak

Tips orang tua kenalkan puasa Ramadan ke anak

ilustrasi - Sejumlah anak yatim berdoa sebelum memasuki salah satu pusat perbelanjaan pada program Belanja Bahagia di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (22/3/2025). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/Spt.

Cara orang tua mendampingi anak

Mariska menyarankan beberapa strategi konkret untuk membantu anak memahami puasa secara utuh. Orang tua dapat mengajak anak menonton video atau film edukatif tentang Ramadan yang sesuai usia, baik menampilkan kisah anak berpuasa, nilai spiritual, maupun manfaat kesehatan secara sederhana. Setelah itu, orang tua berdiskusi dengan anak melalui pertanyaan terbuka, seperti apa yang dipahami, bagian mana yang menarik, dan bagaimana hal itu bisa diterapkan dalam keseharian.

Selain itu, anak dapat diajak mengikuti kegiatan keagamaan yang ramah anak, seperti dongeng Islami, kajian anak di masjid, atau kajian keluarga dengan durasi terbatas. Orang tua tetap mendampingi dan membantu menerjemahkan pesan utama agar tidak terasa berat.

Orang tua juga dapat membantu anak mengalihkan fokus dari rasa lapar dengan memperbanyak aktivitas bermakna.

Salat bersama, berbuat kebaikan, membantu orang lain, atau menyisihkan uang dari puasa untuk sedekah dapat menjadi alternatif yang mengajarkan anak bahwa puasa bukan hanya menahan diri, tetapi juga mengisi waktu dengan nilai, ibadah, dan kebiasaan yang menyehatkan.

Reward sebagai strategi perkembangan

Penggunaan sistem hadiah atau reward masih sering dipilih orang tua untuk memotivasi anak berpuasa. Menurut Mariska, reward harus dipahami sebagai strategi perkembangan.

Pada usia tertentu, reward masih dibutuhkan sebagai penguat eksternal, namun seiring bertambahnya usia, fokus penguatan perlu bergeser ke motivasi intrinsik, pemahaman nilai spiritual, dan kesadaran diri.

Untuk anak prasekolah, reward konkret masih relevan karena anak berpikir konkret dan belum mampu memaknai tujuan puasa secara abstrak. Hadiah bisa berupa stiker, chart, atau aktivitas menyenangkan bersama keluarga. Yang penting, reward diberikan atas usaha dan perilaku positif yang menyertai puasa, seperti mau mencoba menahan lapar, mau sahur, atau mampu mengalihkan perhatian saat tidak nyaman.

Baca juga: Dokter: Vitamin C dan zinc jaga daya tahan tubuh saat berpuasa

Baca juga: Dokter sarankan pasien diabetes dan hipertensi makan sehat saat puasa

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.