CEO Inter Milan kecam aksi pelemparan flare yang mengenai Emil Audero

id Inter Milan, Emil Audero, Liga Italia, Cremonese, Giuseppe Marotta

CEO Inter Milan kecam aksi pelemparan flare yang mengenai Emil Audero

Selebrasi Lautaro Martinez (kanan) setelah mencetak gol untuk Inter Milan dalam pertandingan Liga Italia 2025/26 melawan Pisa di Giuseppe Meazza pada Sabtu (24/1/2016). (Inter.it)

Jakarta (ANTARA) - CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta mengecam aksi pelemparan flare yang mengenai kiper Cremonese sekaligus Timnas Indonesia, Emil Audero.

Kemenangan Inter Milan atas Cremonese dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Italia di Stadio Giovanni Zini, Minggu (1/2) tercoreng insiden pelemparan flare yang mengenai Emil Audero. Aksi tersebut terjadi di awal babak kedua dan memicu reaksi keras dari manajemen Nerazzurri.

“Saya mengecam keras apa yang terjadi hari ini: itu adalah tindakan konyol yang sepenuhnya bertentangan dengan nilai-nilai olahraga, nilai-nilai yang telah kami coba tanamkan dan junjung tinggi sejak di tim muda. Bukan hanya saya yang merasa kecewa, melainkan juga seluruh pendukung Inter dan para pemain kami yang semuanya merasa terdampak,” ujar Giuseppe Marotta melalui situs resmi klub.

Baca juga: Erick Thohir sesalkan suporter nyalakan "flare" di laga pamungkas Persib

Dalam pertandingan tersebut, Inter memastikan kemenangan lewat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski. Namun, suasana pertandingan sempat memanas ketika sebuah flare dilempar dari tribun suporter Inter yang berada di tribun utara stadion, tepat di area tempat Emil Audero menjaga gawang Cremonese pada babak kedua.

Flare itu mengenai Audero yang berdiri di depan gawang, membuatnya langsung terjatuh dan berguling di lapangan. Para pemain segera menghampiri sang kiper, sementara tim medis masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan.

Beruntung, Emil Audero tidak mengalami cedera serius meski sempat mengeluhkan masalah pada kaki kanannya.

Baca juga: Biaya "water bombing" mahal, denda pelaku pembakar Gunung Bromo masih kurang

Dia bahkan tetap melanjutkan pertandingan hingga usai, sebuah sikap profesional yang mendapat apresiasi dari manajemen Inter.

Marotta berharap aparat berwenang segera mengungkap dan menindak pelaku pelemparan flare tersebut.

“Saya tahu pihak berwenang sudah menyelidiki situasinya, dan saya yakin mereka yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban. Saya juga ingin memuji profesionalisme Audero yang mampu menjaga gawang hingga saat-saat terakhir,” tambahnya.

Insiden ini menjadi catatan serius bagi Inter Milan, yang menegaskan sikap tegas klub dalam menolak segala bentuk tindakan tidak sportif yang mencederai nilai-nilai sepak bola.


Baca juga: Suporter lempar flare, Verstappen geram



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: CEO Inter Milan kecam aksi pelemparan flare yang mengenai Emil Audero

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.