Bupati mengingatkan anak muda Bantul tak nyalakan mercon selama Ramadhan

id Bupati Bantul ,Tak nyalakan mercon ,Cegah bahaya mercon

Bupati mengingatkan anak muda Bantul tak nyalakan mercon selama Ramadhan

Bupati Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Abdul Halim Muslih (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Abdul Halim Muslih mengingatkan anak muda di daerah itu agar tidak menyalakan petasan atau mercon selama bulan Ramadhan karena dapat membahayakan diri maupun orang lain.

"Tolong bagi anak muda Bantul, jangan menyulut mercon, kalian sendiri yang bisa mencegah itu," kata Bupati Halim di Bantul, Senin.

Menurut dia, terlebih dengan adanya kasus ledakan mercon di wilayah Kelurahan Srigading, Kecamatan Sanden, yang melukai dua remaja, ketika mereka meracik mercon di sebuah rumah wilayah Srigading pada Minggu (22/2) pagi.

"Beberapa korban sudah terjadi, marilah kita jadikan Bantul di bulan suci Ramadhan ini, Bantul yang aman, yang nyaman, damai, mari gunakan akal sehat," katanya.

Bupati Halim mengatakan bermain mercon atau petasan, selain mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan puasa, juga membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Please, tolong adik-adikku, anak muda Bantul, jangan membahayakan diri sendiri dan orang lain, hanya itu yang bisa kita berikan pesan untuk semuanya," kata Abdul Halim.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan dilaporkan telah terjadi ledakan mercon saat diracik oleh dua remaja di rumah wilayah Ngunan Unan, Srigading, Sanden, pada Minggu (22/2) sekitar pukul 05.25 WIB.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban, yang menurut keterangan para saksi merupakan peracik mercon, harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat dampak ledakan mercon.

Atas kejadian tersebut Polres Bantul mengimbau kepada semua warga Bantul untuk tidak meracik atau melakukan berbagai aktivitas terkait mercon dan petasan.

"Selain itu kami mengharapkan peran orang tua agar lebih mengawasi segala bentuk aktivitas anak terkait mercon, sehingga kejadian yang tidak dinginkan dapat dihindari," katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.