Bantul (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta akan menambah personel di tempat pemungutan retribusi (TPR) wisata pantai selatan daerahnya dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada libur Idul Fitri 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi di Bantul, Minggu, mengatakan pihaknya segera menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama lintas organisasi perangkat daerah (OPD) tentang kesiapan menghadapi libur Lebaran yang diprediksi dipadati wisatawan pada objek-objek wisata.
"Kita koordinasi dengan berbagai lintas sektor, misalnya di TPR wisata pantai itu untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan kita tambah personel bisa dua sampai tiga kali lipat untuk petugas pemungut retribusi," katanya.
Menurut dia, jika pada momen hari biasa, jumlah pemungut retribusi di gerbang masuk wisata semua pantai sejumlah 40 orang, maka selama momen libur Lebaran 2026 jumlahnya ditingkatkan bisa mencapai lebih dari 100 orang.
"Jadi selama masa liburan kita tingkatkan hampir tiga kali lipat, mereka diambil dari berbagai stakeholder dari kepolisian, Koramil setempat, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan lintas sektor lainnya," katanya.
Selain petugas di TPR, kata dia, petugas kebersihan objek wisata selama libur Lebaran juga dioptimalkan, hal tersebut karena wisatawan hampir sepanjang hari memadati objek wisata dan juga berdampak pada sampah.
"Kalau petugas kebersihan biasanya hanya saat pagi, maka nanti kita usahakan sore atau siang juga tetap dimonitor kondisi kebersihan pantai," katanya.
Sementara terkait dengan arus kendaraan wisata menuju kawasan objek wisata pantai, kata dia, Dinas Pariwisata juga berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP untuk pengaturan arus lalu lintas di jalur masuk wisata.
"Jadi, manakala diperlukan rekayasa ketika arus lalu lintas crowded biasanya kita menggunakan akses one way di Jalan Parangtritis, kemudian kita arahkan ke arah barat melalui JJLS (Jalur Jalan Lintas Selatan)," katanya.
