Yerusalem (ANTARA) - Para pemukim Israel memasang pintu besi di antara kawasan Pasar Pedagang Kapas (Suq al-Qattanin) dan Gerbang Besi (Bab al-Hadid) di Kota Tua Yerusalem yang diduduki, kantor berita Palestina WAFA melaporkan pada Rabu (15/4).
Otoritas Yerusalem menyatakan pintu tersebut didirikan di dekat Asosiasi Pemuda Kota Tua yang bersebelahan dengan Lapangan Zorba yang sebelumnya telah dikuasai pemukim Israel.
Baca juga: WHO: Lebih dari 1.000 pasien di Gaza meninggal saat menunggu evakuasi
Baca juga: Komisi I DPR: UU hukuman mati tahanan Palestina ancaman nyata genosida
Langkah Israel itu dinilai sebagai serangan terhadap situs bersejarah sekaligus upaya mengubah karakter kawasan tersebut.
Otoritas setempat menambahkan pintu itu membatasi mobilitas warga Palestina, sementara pemukim Israel menjalankan ritual Yahudi di sekitarnya sebagai bagian dari upaya menciptakan realitas baru di Kota Tua.
Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa warga mendatangi polisi Israel untuk meminta pintu itu dicabut. Namun, polisi membantah ikut memasangnya dan tidak melakukan apa pun untuk mencabutnya.
Warga Palestina memperingatkan bahwa langkah tersebut adalah bagian dari kebijakan sistematis Israel untuk mengendalikan ruang publik di Kota Tua serta merusak karakter historis kawasan itu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemukim Israel pasang pintu besi di Yerusalem, batasi warga Palestina
