Hari Kartini, PLN Yogyakarta bantu sembako ke buruh gendong perempuan

id PLN UID Yogyakarta ,Hari Hartini,Buruh Gendong Perempuan

Hari Kartini, PLN Yogyakarta bantu sembako ke buruh gendong perempuan

PLN UID Yogyakarta melalui Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN bersama Srikandi PLN bersinergi dengan YBM PLN dalam rangka memperingati Hari Kartini menyalurkan bantuan paket sembako kepada 130 buruh gendong perempuan di Pasar Giwangan, Yogyakarta, Selasa (21/4/2026). ANTARA/HO-PLN UID Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta melalui Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN bersama Srikandi PLN bersinergi dengan YBM PLN dalam rangka memperingati Hari Kartini menyalurkan bantuan paket sembako kepada 130 buruh gendong perempuan di Pasar Giwangan, Yogyakarta, Selasa.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh perwakilan PIKK PLN UID Yogyakarta dan Srikandi PLN dengan mengenakan busana kebaya, dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

General Manager PLN UID Yogyakarta menyampaikan kegiatan itu tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, namun juga bagian dari upaya PLN untuk terus hadir di tengah masyarakat

"Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian PLN melalui YBM PLN, PIKK dan Srikandi PLN dalam peringatan Hari Kartini ini. Kami berharap bantuan yang diterima dapat bermanfaat bagi para buruh gendong, serta menjadi pahala bagi para pemberi manfaat," katanya.

Momentum Hari Kartini menjadi pengingat akan peran penting perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi, sekaligus mendorong semangat untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap dapat memberikan kontribusi nyata sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya dalam mendukung perempuan-perempuan hebat yang menjadi pilar keluarga dan ekonomi.

Sartijem (60) seorang Buruh Gendong asal Bantul menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas bantuan yang disampaikan. Wanita yang telah 20 tahun menjadi buruh gendong di Giwangan itu juga mendoakan kebaikan bagi para muzaki PLN UID Yogyakarta.

"Kami dari buruh gendong mengucapkan banyak terimakasih atas sedekah yang diberikan, agar tidak 'lokak, malah, kebak'. Semoga pada pemberi bantuan diberikan kesehatan, kelancaran, panjang umur dan bisa bersedekah kembali," kata Sartijem.

Sartijem mengisahkan dalam sehari Ia mampu mengangkut sebanyak 10-15 kali, dengan berat hingga satu kwintal. Meski tidak banyak yang Ia dapatkan, namun Ia tetap menjalaninya dengan rasa senang bersama rekan sesama buruh gendong, terlebih Ia tergabung dalam paguyuban Buruh Gendong Perempuan di Pasar Giwangan.

Direktur Utama Yayasan Annisa Swasti (Yasanti) Sariroh mengatakan Buruh Gendong di Pasar Giwangan saat ini berjumlah 133 orang, dengan rentang usia mulai dari 39 hingga 76 tahun.

Ia juga memberikan apresiasi kepada PLN atas kepeduliannya kepada buruh gendong perempuan, dan membawa kebahagiaan kepada penerima manfaat.

"Mereka yang tergabung di paguyuban Buruh Gendong Perempuan ini sering mengikuti berbagai kegiatan yang kami selenggarakan, dan mereka sangat antusias ketika ada pihak luar yang ikut hadir diantara mereka. Harapan Kami bantuan ini dapat memberi manfaat kepada seluruh penerima manfaat, apalagi sembako, pasti sangat membantu kehidupan mereka," kata Sariroh.

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.