Logo Header Antaranews Jogja

Ide serial Ganteng-Ganteng Genteng muncul dari Jatiwangi JeborCup

Jumat, 24 April 2026 06:30 WIB
Image Print
Sutradara Jay Sukmo (kedua kanan) bersama tim produksi dan pemeran serial orisinal Vidio "Ganteng-Ganteng Genteng" di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026). ANTARA/Abdu Faisal

Jakarta (ANTARA) - Artikel pekerja pabrik genteng di Jatiwangi yang berlatih untuk mengikuti kompetisi binaraga lokal "Jatiwangi Jebor Cup" di Majalengka, Jawa Barat memunculkan ide cerita untuk pembuatan serial orisinal Vidio, "Ganteng-Ganteng Genteng".

Ratih Kumala, seorang novelis "Tabula Rasa" hingga "Gadis Kretek", membaca artikel tersebut dan tertarik dengan visual dan emosional di sana.

"Berangkat dari sana, tim penulis bersama tim produksi serial ini melakukan riset langsung ke Jatiwangi Art Factory, sebagai penggagas kompetisi binaraga itu, sekaligus menyaksikan langsung 'Jatiwangi Jebor Cup 2025'," ujar Produser Eksekutif Muhammad Omar Azis dari BASE Entertainment saat acara peluncuran serial "Ganteng-Ganteng Genteng" di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis.

Sutradara Jay Sukmo mengarahkan serial drama itu dengan dinamika karakter-karakter yang unik dan humoris, absurd, tapi juga disisipi estetika dan pesan kemanusiaan seiring ceritanya berkembang.

Aktor Antonio Blanco Jr memerankan tokoh utama bernama Joni Wirata, seorang pewaris perusahaan PT Wirata Konstruksi Bahari yang terbiasa hidup mewah.

Ia terpaksa pindah ke Desa Ciwani untuk mengelola pabrik genteng tua milik keluarganya. Joni memiliki sifat impulsif namun perlahan menemukan empati di desa tersebut.

Ia menciptakan ide kompetisi antar kuli genteng "kontes otot" untuk menyelamatkan bisnis keluarga.

Aktris Zsa Zsa Utari berperan sebagai tokoh perempuan mandiri bernama Ayas.

Baca juga: Aaliyah Massaid berduet dengan Anrez Adelio di sinetron "Ganteng Ganteng Serigala"

Ayas adalah sosok yang tangguh dan menjadi pusat emosional dalam cerita. Ia mengupayakan hal terbaik untuk keluarganya di desa.

"Ayas itu perempuan yang kalau ada masalah ya jalan dulu, gas dulu, nanti dipikirkan sambil jalan," kata Utari.

Ia mengatakan bahwa membangun kedekatan dengan Antonio Blanco Jr untuk membintangi serial tersebut tidak rumit.

"Lucunya, dari awal 'reading' tuh kami langsung klik. Ngobrol, bercanda, curhat, dan pendekatannya mengalir aja. Jadi pas di layar, semuanya terasa natural. Dia rekan kerja yang hebat (He's such a great partner to work with)!" Utari menambahkan.

Aktor Joe Project P memerankan karakter mandor pabrik yang keras kepala bernama Kang Odoy.

Kang Odoy menganggap pabrik genteng sebagai sumber kehidupan utama warga desa.

Aktor Dian Sidik berperan sebagai salah satu pekerja pabrik bernama Kipli.

Kreator konten media sosial Apos Hutagaol, Rauf Afoche Maulana memerankan karakter pekerja bernama Taulib.

Aktor Rafly Altama berperan sebagai Ujang dalam serial drama komedi itu.

Serial yang terdiri atas tujuh episode itu juga dibintangi oleh aktris Adinda Thomas dan Jasmine Nadya.

BASE Entertainment memproduksi serial tersebut bersama Studio Antelope.

Serial "Ganteng-Ganteng Genteng" dapat disaksikan setiap Jumat mulai 24 April 2026 secara eksklusif pada platform Vidio.









Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ide serial Ganteng-Ganteng Genteng muncul dari Jatiwangi Jebor Cup



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026