Bupati minta OPD pastikan kesiapan hadapi Ramadhan
Rabu, 16 Mei 2018 16:22 WIB
Bupati Bantul Suharsono. (jogja.antaranews.com)
Bantul (Antaranews Jogja) - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Suharsono meminta seluruh jajaran di organisasi perangkat daerah kabupaten ini memastikan kesiapan semua sektor memasuki Ramadhan 1439 Hijriah.
"Seluruh jajaran di Bantul harus memastikan kesiapan seluruh sektor memasuki Ramadhan sehingga masyarakat dapat dengan khusuk dan tenang serta aman menjalankan seluruh rangkaian ibadah," katanya saat Rakor Forkompinda Bantul menghadapi Ramadhan 1439 Hijriah di Bantul, Rabu.
Menurut dia, semua aparatur sipil negara (ASN) di Bantul harus ditekankan bahwa selama Ramadhan semua sektor pelayanan publik harus tetap dapat berjalan optimal, bulan Ramadhan harus menjadi motivasi tersendiri bagi pemda dalam kerangka memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
"Berikan kinerja terbaik kita, tingkatkan disiplin dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan serta tingkatkan ibadah, jangan sampai bulan Ramadhan menurunkan kinerja serta menjadi alasan untuk tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.
Bupati mengatakan, seluruh stakeholder terkait di Bantul diharapkan dapat memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok yang cukup dan termasuk mengenai ketersediaan elpiji bersubsidi tiga kilogram.
"TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Bantul saya harap intens melakukan pemantauan sehingga kita bisa mengantisipasi lebih dini terhadap adanya kemungkinan inflasi dan juga kelangkaan barang," katanya.
Ia juga meminta semua camat selalu melakukan koordinasi secara terpadu dengan pilar musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) agar bisa mengantisipasi kemungkinan adanya penimbunan barang kebutuhan pokok di daerahnya.
"Termasuk keberadaan gudang-gudang yang ada di wilayah masing-masing camat agar dapat dipantau kegunaannya jangan sampai digunakan untuk menimbun sembako dengan tujuan yang tidak dibenarkan," katanya.
Berkaitan dengan sisi keamanan, Bupati mengharapkan jajaran Polres dibantu Kodim Bantul beserta elemen terkait lainnya untuk antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan 1439 Hijriah.
"Misalnya terkait dengan antisipasi `sweeping` oleh kelompok yang tidak berwenang atas keberadaan tempat hiburan dan rumah makan di Bantul, adanya balap liar, dan juga peredaran petasan di masyarakat," katanya.
Pihaknya juga berharap kepada OPD terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan untuk intens melakukan pantauan terhadap keberadaan produk atu barang yang kedaluwarsa baik di toko toko maupun di pasar.
"Termasuk keberadaan jajanan makanan takjil yang biasanya dijual sore hari menjelang buka puasa. Saya harap kerja sama dan sinergi ini akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam ibadah puasa," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan mengapresiasi kontribusi maksimal DIY dukung program JKN
17 July 2024 20:02 WIB, 2024
Lima parpol mendaftarkan bakal paslon Pilkada 2020 Suharsono-Totok ke KPU
04 September 2020 15:00 WIB, 2020
Enam parpol deklarasikan usung paslon Suharsono-Totok pada Pilkada Bantul
16 August 2020 23:19 WIB, 2020
Bupati siap membantu keluarga anggota Satpol PP korban tersengat listrik
04 September 2019 21:58 WIB, 2019