Melly Goeslaw jajal dunia horor lewat "Nawangsih"
Sabtu, 19 Januari 2019 21:27 WIB
Melly Goeslaw dan Anto Hoed (HO/Ist) (Istimewa)
Jakarta (Antaranews Jogja) - Melly Goeslaw yang selama dikenal sebagai penulis lagu, mencoba peruntungannya sebagai penulis sekaligus produser, bahkan tidak tanggung-tanggung dengan menghadirkan karya serial horor berjudul "Nawangsih".
Sebelum terlibat sebagai penulis dan produser "Nawangsih", Melly juga pernah terlibat dalam pembuatan film "Tentang Dia" (2005) dan "Bukan Bintang Biasa Movie" (2007).
"Saya sebagai penulis dan produser. Jadi based on ceritanya saya yang menulis, skripnya ditulis Evelyn. Ini yang ketiga tetapi berbentuk series," ujar Melly melalui keterangan resmi yang diterima Antara, Sabtu.
"Nawangsih" bercerita tentang Arya (Mario Lawalata) dan istrinya, Kiran (Ririn Ekawati) bersama dua putri mereka Srimaya (Benaya Farah) dan Nawangsih (Gisellma dan Chrissie). Mereka memutuskan untuk pindah ke sebuah rumah tua milik mendiang ayah Arya.
Suatu hari, Nawangsih kecil menemukan lampu tua warisan ayah Arya. Lampu itu membuat Nawangsih berhubungan dengan roh halus.
Serial yang terdiri dari 10 episode ini menjanjikan ketegangan dan suasana horor dengan dukungan penata musik Anto Hoed dan disutradari oleh Hedy Suryawan.
"Tidak bisa diceritakan secara detailnya. Pastinya ini bukan horor yang mengagetkan. Ini lebih apabila orang yang menonton seperti depresi, ada sedihnya juga. Karena cerita Nawangsih tragis sekali," jelas Melly.
"Nawangsih" dapat disaksikan melalui layanan video streaming Maxstream.
Sebelum terlibat sebagai penulis dan produser "Nawangsih", Melly juga pernah terlibat dalam pembuatan film "Tentang Dia" (2005) dan "Bukan Bintang Biasa Movie" (2007).
"Saya sebagai penulis dan produser. Jadi based on ceritanya saya yang menulis, skripnya ditulis Evelyn. Ini yang ketiga tetapi berbentuk series," ujar Melly melalui keterangan resmi yang diterima Antara, Sabtu.
"Nawangsih" bercerita tentang Arya (Mario Lawalata) dan istrinya, Kiran (Ririn Ekawati) bersama dua putri mereka Srimaya (Benaya Farah) dan Nawangsih (Gisellma dan Chrissie). Mereka memutuskan untuk pindah ke sebuah rumah tua milik mendiang ayah Arya.
Suatu hari, Nawangsih kecil menemukan lampu tua warisan ayah Arya. Lampu itu membuat Nawangsih berhubungan dengan roh halus.
Serial yang terdiri dari 10 episode ini menjanjikan ketegangan dan suasana horor dengan dukungan penata musik Anto Hoed dan disutradari oleh Hedy Suryawan.
"Tidak bisa diceritakan secara detailnya. Pastinya ini bukan horor yang mengagetkan. Ini lebih apabila orang yang menonton seperti depresi, ada sedihnya juga. Karena cerita Nawangsih tragis sekali," jelas Melly.
"Nawangsih" dapat disaksikan melalui layanan video streaming Maxstream.
Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Waode merilis lagu perdana "Cinta Tanpa Tapi" ciptaan Melly Goeslaw
17 February 2021 17:11 WIB, 2021
Melly Goeslaw & Anto Hoed merayakan 25 tahun berkarya lewat "Argentium"
29 August 2020 18:22 WIB, 2020