Logo Header Antaranews Jogja

Kota Yogyakarta disiapkan menjadi kota hijau

Minggu, 11 Maret 2012 14:01 WIB
Image Print
Lambang Kota Yogyakarta
Ada 10 kota di Indonesia yang terpilih, salah satunya Yogyakarta"

JOGJA (JOGJA ANTARA) - Kota Yogyakarta akan disiapkan untuk dikembangkan menjadi "green city" atau kota hijau sebagai bagian dari pelaksanaan program Kementerian Pertanian pada 2012, yaitu mengembangkan dan memasarkan produk florikultur.

"Ada 10 kota di Indonesia yang terpilih untuk pengembangan program `green city`, salah satunya adalah Yogyakarta untuk menjadi barometer program itu," kata Kepala Bidang Pertanian Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta Benny Nurhantoro di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, tujuan dari pengembangan "green city" tersebut adalah menciptakan pemasaran dalam negeri yang baik untuk produk-produk florikultur yaitu bunga dan tanaman hias.

Ia mengatakan, program dari kementerian tersebut menuntut Yogyakarta untuk menyediakan lahan dengan luas 5.000 meter persegi yang nantinya akan digunakan sebagai tempat penanaman dan pengembangan berbagai bunga dan tanaman hias.

Lahan tersebut rencananya akan tersebar di berbagai wilayah, terutama kecamatan yang masih memiliki keluarga miskin dalam jumlah cukup banyak yaitu di Tegalrejo, Gedongtengen, Umbulharjo dan Mergangsan, masing-masing seluas 1.000 meter persegi.

Untuk kekurangannya, akan disebar di kecamatan lain yang masih memungkinkan seperti Kotagede dan Mantrijeron.

Berbagai jenis bunga dan tanaman hias yang akan dikembangkan di antaranya adalah kana, sanseviera, pegonia dan berbagai jenis lainnya.

Yogyakarta juga akan menerima dana untuk pelaksanaan program sebesar Rp250 juta. Rp14 juta di antaranya akan dimanfaatkan untuk keperluan "display" bunga dan tanaman hias yang telah ditanam.

"Display" dari bunga dan tanaman hias tersebut rencananya akan ditempatkan di berbagai lokasi yang dianggap strategis di antaranya adalah pusat perbelanjaan dan sekolah meskipun kementerian juga meminta ada display di bandara.

"Sekolah dipilih karena bisa juga digunakan untuk membantu proses belajar mengajar ke siswa. Kami akan meminta bantuan dari komite sekolah," katanya.

"Display" bunga dan tanaman hias tersebut dilakukan oleh Forum Gabungan Kelompok Tani Kota Yogyakarta.

"Pada triwulan pertama, program ini harus bisa dilaksanakan. Setidaknya, dana sebesar 25 persen sudah harus terserap," katanya.

Pada triwulan kedua, tambahan dana yang sudah harus terserap adalah 50 persen dan di triwulan terakhir seluruh dana harus sudah terserap. "Jika tidak, maka bantuan di tahun berikutnya bisa saja dikurangi," katanya. (E013)



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026