Jogja (Antara Jogja) - Videotron yang dipasang di halaman Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di kawasan pusat perdagangan Kota Yogyakarta, diharapkan menjadi sarana promosi pariwisata, kata Kepala Dinas Pariwisata provinsi ini Tazbir Abdulah.
Menanggapi pemasangan videotron di halaman kantornya di Jalan Malioboro 56 Kota Yogyakarta, Tazbir, Sabtu, menyatakan optimistis videotron itu tidak hanya mengangkat potensi pariwisata, namun juga sektor lain seperti perdagangan, investasi, dan jasa lain yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Videotron ini juga bisa menjadi jembatan antara pelaku usaha dan pemerintah, termasuk di antaranya pelaku jasa pariwisata lokal, nasional maupun internasional untuk investasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," katanya.
Ia berharap videotron yang memiliki ukuran 4 meter x 6 meter tersebut akan menjadi sarana bermitra positif kalangan dunia usaha lokal maupun nasional yang saling menguntungkan.
Sementara itu, menurut Idwan Zohar dari PT Telkom DIY, videotron tersebut diharapkan bisa mendorong peningkatan promosi pariwisata, perdagangan maupun investasi di provinsi ini.
Peluang untuk mempromosikan produk iklan melalui sarana videotron selama ini masih efektif. Di satu sisi kawasan Malioboro masih menjadi magnet tidak hanya kalangan wisatawan, namun juga pelaku jasa perdagangan dan usaha nasional.
"Letak Malioboro yang strategis, paling tidak menjadi alasan mengapa videotron di halaman Kantor Dinas Pariwisata DIY dipasang," kata Idwan Zohar.
Berdasarkan data menunjukkan jumlah kendaraan yang melewati Jalan Malioboro sekitar 1.800 unit per jam, dengan jumlah wisatawan mencapai 60.000 orang per minggu.
Jumlah tersebut akan meningkat saat `long weekend` dan libur nasional yang bisa mencapai 80.000 orang hingga 150.000 orang.
"Kami optimistis keberadaan videotron di kawasan Malioboro bisa mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di DIY, khususnya di Malioboro," katanya.
Masduki Attamami
(U.H008/B/M008/M008) 24-08-2013 21:42:16
Kadispar: videotron Malioboro menjadi sarana promosi pariwisata
Ilustrasi (Foto tembi.org)
