Jogja (Antara Jogja) - Purawisata yang merupakan wahana budaya, seni, rekreasi, dan hiburan di Kota Yogyakarta akan melakukan reorientasi budaya, kata pemilik Purawisata Ulla Nuchrawaty.
"Hal itu dilakukan dengan membawa misi pelestarian dan pengembangan budaya bangsa, perekat etnik Nusantara, dan wahana promosi budaya bangsa untuk menembus dunia," katanya di Yogyakarta, Kamis.
Berkaitan dengan hal itu, menurut Ulla yang juga Direktur Utama PT Ganesha Dwipaya Bhakti, Purawisata secara fisik akan mengalami perubahan bentuk, tata ruang, dan fungsinya.
"Selain akan dibangun hotel berbintang, juga akan didirikan berbagai fasilitas yang dapat menjadi ajang ekspresi berbagai gagasan dan karya seni budaya," katanya.
Ia mengatakan Purawisata diharapkan akan semakin kokoh menjadi pusat kreativitas budaya, zona kiprah kreativitas, dan rumah kebudayaan masyarakat Yogyakarta yang terbuka secara nasional maupun internasional.
"Oleh karena itu, kami menempuh sejumlah langkah di antaranya menyelenggarakan sayembara penciptaan nama baru Purawisata," katanya.
Menurut dia, melalui sayembara itu diharapkan lahir nama baru yang dapat digunakan sebagai "brand" atas kawasan usaha yang berorientasi pada gagasan ideal tersebut.
Selain itu, nama baru tersebut diharapkan juga mampu menjadi ikon penting yang inspiratif bagi berbagai bentuk usaha pelestarian dan pengembangan seni budaya di Indonesia.
"Nama baru itu diharapkan juga memiliki potensi daya panggil bagi publik untuk menjadi bagian penting dari keberadaan kawasan budaya dan seni hasil metamorfosis dari Purawisata," katanya.
Pemerhati budaya Indra Tranggono mengatakan, Purawisata selama 37 tahun telah memberikan banyak makna bagi dinamika kultural di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Berbagai kecenderungan dan gaya kesenian seperti musik, tari, dan teater serta berbagai jenis rekreasi dan hiburan telah diakomodasi dan dikembangkan di lembaga tersebut," kata anggota Dewan Juri Sayembara Penciptaan Nama Baru Purawisata itu.
Menurut dia, persyaratan peserta sayembara antara lain masyarakat umum, warga negara Indonesia, dan atas nama perorangan atau kelompok. Setiap peserta diwajibkan menyertakan konsep atau filosofi karya yang ditulis maksimal 1.000 karakter.
"Sayembara dilaksanakan 16 September hingga 16 Oktober 2013, karya dikirim melalui email info@purawisatajogjakarta.com, setiap karya dilampiri `scand` identitas peserta, dan setiap peserta diwajibkan menyertakan nomor telepon yang dapat dihubungi," katanya.
Ia mengatakan, dewan juri akan memilih satu karya pemenang dengan hadiah sebesar Rp10 juta. Apabila dewan juri tidak berhasil memilih satu karya pemenang, maka akan memilih tiga karya peserta yang dinominasikan untuk mendapatkan penghargaan masing-masing Rp3 juta.
"Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu karya. Hasil penjurian diumumkan pada 31 Oktober 2013 melalui media cetak dan elektronik," katanya.
(B015)
Purawisata akan lakukan reorientasi budaya
Purawisata Yogyakarta (Foto newsoftourism.com)
