Logo Header Antaranews Jogja

Disdik Yogyakarta tambah layanan KBS Online

Jumat, 28 Maret 2014 17:42 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto blog.student.uny.ac.id)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta menambah layanan Kelompok Belajar Siswa Online dengan layanan bimbingan dan konseling untuk jenjang sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.

"Harapannya, tambahan layanan ini akan membuat siswa lebih nyaman dan tuntas dalam belajar," kata Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Samiyo di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, layanan bimbingan dan konseling tersebut dibuka karena kesulitan siswa saat belajar tidak hanya pada mata pelajaran saja, tetapi juga rendahnya motivasi, rasa malas, dan hambatan psikologis lainnya.

Ia berharap, layanan baru tersebut dapat dimanfaatkan siswa untuk meningkatkan motivasi belajar, terutama saat ini sudah hampir mendekati pelaksanaan ujian nasional (UN).

Siswa SMP dan SMA dapat mengakses Kelompok Belajar Siswa (KBS) Online melalui laman kbs.jogjakota.go.id atau melalui telepon di nomor 0274-583360.

Sementara itu, layanan konsultasi belajar lain melalui KBS Online tetap dapat diakses sebagaimana sebelumnya.

Melalui KBS Online, siswa SMP dan SMA dapat melayangkan pertanyaan-pertanyaan dari sejumlah materi pelajaran yang sulit untuk dikerjakan.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dijawab oleh guru yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

"Keberadaan KBS Online ini dimaksudkan untuk memberikan bimbingan belajar kepada siswa, terutama menghadapi ujian nasional (UN)," kata Samiyo.

Oleh karena itu, layanan bimbingan belajar hanya diberikan untuk beberapa mata pelajaran yang diujikan dalam UN, yaitu Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris untuk SMP, sedangkan untuk SMA yaitu Matematika dan Bahasa Inggris.

Samiyo mengatakan, keberadaan KBS Online tersebut akan mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas di Kota Yogyakarta.

Pembelajaran dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi secara online, lanjut dia, merupakan alternatif yang tepat karena tidak terikat ruang dan waktu.

"Siswa dapat memanfaatkan layanan ini sambil belajar di rumah atau tempat lain. Penyelenggaraan pendidikan bisa lebih efektif," katanya.

(E013)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026