Puting beliung terjang Batam puluhan rumah rusak

id puting beliung batam

Puting beliung terjang Batam puluhan rumah rusak

Ilustrasi puting beliung (penanggulangankrisis.depkes.go.id)

Batam (Antara Jogja) - Angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kota Batam, Kepulauan Riau, menyebabkan puluhan rumah penduduk rusak ringan hingga berat, Kamis dini hari.

"Informasi yang kami peroleh, puting beliung menimpa Tanjungbuntung Kecamatan Bengkong, Batu Merah Batu Ampar, Tanjunguma, Lubuk Baja, dan Bulang Lintang di Kecamatan Galang," kata Kepala Seksi Bencana Dinas Sosial Kota Batam, Nano, Kamis.

Hingga kini, menurut dia, belum ada laporan adanya korban jiwa dampak bencana puting beliung itu.

Dinsos sudah menurunkan tim khusus untuk mendata jumlah korban jiwa dan rumah yang rusak akibat puting beliung yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu.

"Tim sedang turun, selain mendata, untuk turun langsung membantu masyarakat yang tertimpa musibah," kata dia.

Terjangan puting beliung diperkirakan lebih besar di kawasan pesisir dibanding di pulau utama.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata mengatakan hingga kini pemerintah masih mengumpulkan data korban jiwa dan kerugian material.

"Sampai saat ini, laporan hanya kerugian harta benda, mudah-mudahan tidak sampai ada korban jiwa," kata Ardiwinata.

Puting beliung tidak hanya merusak rumah warga, namun juga beberapa tenda pameran Pekan Produk Kreatif Indonesia dan tenda di arena Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXV.

"Beberapa tenda roboh, ada juga yang robek, baik di arena PPKI juga di arena astaka," kata panitia MTQ N, Buralimar.

Umumnya, kata dia, tenda yang rubuh adalah tenda kerucut, karena tidak diikat. Sedangkan tenda VIP utama tidak mengalami kerusakan.

Panitia langsung berupaya memperbaiki tenda-tenda yang rusak, begitu pula baliho milik pemerintah kota yang tersebar di sejumlah titik.

"Prioritas utama tetap tenda-tenda PPKI, karena penutupannya oleh Menteri siang ini, sedangkan MTQ masih besok, masih ada waktu untuk memperbaiki," kata dia.(Y011)

Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.