Kepala SKPD Gunung Kidul belum bisa gunakan komputer

id gunung kidul

Kepala SKPD Gunung Kidul belum bisa gunakan komputer

Kabupaten Gunung Kidul (Foto Istimewa)

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Sebanyak 30 persen kepala satuan kerja perangkat daerah di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarya, belum bisa menggunakan komputer khususnya untuk internet.

Sekretaris Daerah Gunung Kidul Budi Martana di Gunung Kidul, Kamis, ketidakmampuan para kepala SKPD itu tidak lepas dari kebiasaan lama bahwa seorang kepala dinas atau instansi harus memiliki staf yang mampu mengoperasikan komputer.

"Sebagian kepala SKPD di Gunung Kidul adalah hasil rekruitmen PNS lama, di mana dalam proses rekruitmen mereka, waktu itu belum menggunakan teknologi informatika," kata Budi.

Ia mengatakan kondisi saat ini sudah berbeda, karena segala pekerjaan kantor hampir semuanya berbasis teknologi informatika.

"Saya memulai dari diri sendiri. Saat akan presentasi, mengupayakan memasang sendiri proyektor dan peralatan lainnya," katanya.

Selain itu, menurut dia, penggunaan media sosial juga sangat penting dalam menyelesaikan tugas-tugas kantor.

Budi mengatakan peranan media sosial saat ini sangat pening, sehingga bisa mengetahui bagaimana kondisi dan informasi yang ada di masyarakat, yang tidak bisa diangkat melalui media pemberitaan.

"Sudah lama saya menggunakan media sosial facebook, dan sudah sering mendorong teman-teman di kalangan kepala SKPD yang belum menguasai teknologi informatika agar mulai menggunakan media sosial, atau minimal tahu internet," katanya.

Selain upaya melalui dorongan secara pribadi, pihaknya akan memberikan pelatihan kepada para kepala SKPD, dan kepala desa yang belum bisa menguasai teknologi informatika.

"Kalau yang melatih dari intern, mereka tidak malu untuk ikut, dan ke depan seluruh kepala SKPD harus sudah bisa mengoperasikan komputer," kata Budi.

Pelatihan ini sebagai salah satu upaya untuk menjawab tantangan di masa depan.

Hal ini diperlukan TI untuk mengurus surat dan perijinan sehingga memudahkan dalam pekerjaan, serta efisiensi waktu. "Ke depan jika memerlukan surat maupun dokumen yang harus dibaca, maka tinggal kirim melalui email, sehingga semuanya mudah," katanya.

Secara terpisah, aktivis Jejaring Masyarakat Mandiri (Jerami) Rino Caroko mengatakan pentingnya kepala SKPD mampu mengoperasikan komputer.

"Tidak perlu muluk-muluk, cukup Microssoft World, Exel, dan email," katanya.

Ia mengatakan penguasaan teknologi informatika diperlukan untuk memudahkan pekerjaan.

Sehingga, kata dia, ke depan tidak membutuhkan waktu lama dalam melaporkan hasil tugas di setiap SKPD. "Tinggal menggunakan internet bisa dikirim ke bupati mengenai hasil tugasnya. Itu akan mudah dan mengurangi anggaran," katanya.

Rino berharap pemkab segera melakukan pelatihan bagi kepala SKPD yang belum bisa menggunakan teknologi informatika. "Harus segera dilatih," katanya.KR-STR

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.