30 grup ikuti Festival Jathilan Sleman

id jatilan

30 grup ikuti Festival Jathilan Sleman

Kesenian "Jatilan" (Foto ANTARA)

Sleman, (Antara) - Sebanyak 30 grup kesenian jathilan dari 17 kecamatan se Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta akan berunjuk ketrampilan dan berlaga dalam event Festival Jathilan Sleman 2015 pada Sabtu (9/5) dan Minggu (10/5) di Lapangan Denggung, Beran Sleman.

"Ajang ini untuk memperebutkan tropi kejuaraan dan uang pembinaan yang berjumlah total Rp25 juta," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Kamis.

Menurut dia, Festival Jathilan Sleman imerupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan mengembangkan seni tradisional kerakyatan khusunya jathilan dalam bingkai kearifan lokal seni budaya dalam rangka mendukung Jogja Istimewa di Kabupaten Sleman.

"Selain itu juga untuk membangkitkan kembali grup-grup jathilan di wilayah Kabupaten Sleman dalam iklim kompetisi, serta memberikan ruang gerak dalam berekspresi bagi seniman jathilan," katanya.

Ia mengatakan, Festival Jatihlan Kabupaten Sleman 2015 akan berlangsung selama dua hari yang diikuti oleh 30 grup yang direkomendasikan masing-masing kecamatan.

"Festival Jathilan Sleman tersebut akan dilaksanakan mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai di parkir utara Lapangan Denggung atau Depan Gedung Kesenian KabupatenSleman," katanya.

Ayu mengharapkan bahwa event spesial di akhir pekan yang berupa Festival Jathilan Sleman 2015 dapat menjadikan ajang hiburan sekaligus wahana apresiasi bagi para pelaku dan pecinta seni serta wisatawan baik domestik maupun manca negara.

Pada Sabtu 9 Mei 2015 akan tampil 15 grup jathilan, yaitu Ngesti Rahayu Turonggo Manunggal dari Cangkringan, Kridho Among Taruno dari Berbah, Kridho Mudho Setyo Krebet dari Ngemplak, Guntur Wahyu Buwono dari Cangkringan, Eko Turonggo Mudo dari Tempel, Kudo Langen Ndriyo dari Pakem, Sadar Budoyo dari Minggir.

Kemudian Turonggo Mudho Budoyo dari kecamatan Sleman, Kudo Taruno dari Ngemplak, Bekso Mudho Wiromo dari Gamping, Melati Tegalrejo dari Kalasan, Turonggo Krida Tama dari Kecamatan Sleman, Turonggo Mudho Bendan dari Kalasan, Turonggo Jati dari Turi, dan Budaya Manunggal dari Pakem.

Sedangkan pada Minggu 10 Mei 2015 juga akan tampil 15 grup, yaitu Turangga Satrio Wijil dari Kecamatan Depok, Turonggo Satrio Mudho dari Prambanan, Sekar Gadung dari Turi, Arum Turonggo Mudo dari Godean, Cahyo Tirto Manunggal dari Mlati, Ngesti Turonggo Budoyo dari Mlati, Kudha Nalendra dari Moyudan.

Kemudian Laras Giri Seta dari Gamping, Turonggo Macho Budoyo dari Prambanan, Satrio Turonggo Seta dari Ngaglik, Turonggo Panca Wisesa dari Godean, Agung Mudo dari Seyegan, Putra Garuda Manunggal dari Tempel, Kudo Utomo dari Ngaglik dan Mekar Budoyo dari Seyegan.***4***

(V001)
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar