Dahlan Iskan diperiksa sebagai tersangka pekan depan

id dahlan iskan

Dahlan Iskan diperiksa sebagai tersangka pekan depan

Dahlan Iskan (Foto Antara)

Jakarta (Antara Jogja) - Mantan  Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan rencananya diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi pada Kamis (12/6) oleh penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

"Pemeriksaannya sebagai tersangka pada Kamis nanti," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejagung Waluyo di Jakarta, Jumat.

Dahlan Iskan saat ini sudah dicegah untuk berpergian ke luar negeri setelah ditetapkan sebagai tersangka  dugaan korupsi pembangunan gardu induk PLN Jawa, Bali, Nusa Tenggara senilai Rp1,063 miliar.

Ia mengatakan penetapan mantan orang nomor 1 di Kementerian BUMN setelah dirinya menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus tersebut selaku Kuasa Pengguna Anggaran.
"Penyidik sudah menemukan dua alat bukti hingga ditetapkan sebagai tersangka, katanya.

Pada Rabu (6/5), kejaksaan telah memeriksa mantan Dirut PT PLN Nur Pamuji yang menggantikan Dahlan Iskan saat ditarik menjadi menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada akhir 2011.

Kejati DKI telah menetapkan status tersangka terhadap 15 orang yang terlibat kasus tersebut, termasuk sembilan karyawan PT PLN sudah menjalani penahanan.

Seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 2, 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun.

Mega proyek milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu digarap sejak Desember 2011 dengan target selesai pada Juni 2013.     

(R021)

Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar