
LKY : lembaga pembiayaan kendaraan paling banyak diadukan

Yogyakarta, (Antara Jogja) - Lembaga Konsumen Yogyakarta menyatakan lembaga pembiayaan atau "leasing" kredit kendaraan bermotor mendominasi jumlah pengaduan yang masuk dari masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta sejak awal 2015.
"`Leasing` (lembaga pembiayaan) kredit motor paling banyak diadukan masyarakat," kata ketua Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) Saktya Rini Hastuti di Yogyakarta, Minggu.
Dia mengatakan sejak Januari hingga Juli 2015 menerima pengaduan mengenai "leasing" atau pembiayaan kendaraan mencapai 50 persen. Selebihnya pengaduan berkaitan jasa perbankan, serta asuransi yang disampaikan melalui surat elektronik, surat tembusan, maupun melalui telepon.
Menurut Saktya Rini, pengaduan yang masuk sebagian merupakan pengaduan baru, dan sebagian lainnya merupakan limpahan tahun 2014 yang belum terselesaikan.
"Ada yang memang tidak bisa dilanjutkan, karena pihak pengadu atau konsumen tidak serius melanjutkan pengaduannya," kata dia.
Menurut Saktya Rini, persoalan yang diadukan terkait jasa pembiayaan kredit kendaraan bermotor tersebut rata-rata berkaitan dengan mekanisme penarikan kredit.
Ia mengatakan penarikan kredit yang dikeluhkan di antaranya berkaitan dengan cara "debt collector" atau jasa penagih yang diduga menyalahi prosedur.
"Ada yang mengaku sudah membayarkan uang melalui `debt collector` atau pihak ketiga, namun pada penagihan berikutnya besarannya masih sama, ada yang menduga uang tidak dibayarkan ke jasa pembiayaan kredit," kata dia.
Meski demikian, ia mengatakan pengaduan yang berkaitan dengan jasa pembiayaan kredit kendaraan itu sebagian besar dapat diselesaikan dengan mempertemukan pihak lembaga pembiayaan dengan konsumen.
Sementara itu, menurut dia, pengaduan yang berkaitan dengan perbankan antara lain menyangkut informasi beban dan kewajiban nasabah yang dinilai tidak jelas, serta berkaitan dengan penghitungan suku bunga angsuran yang dinilai tidak transparan.
"Untuk perbankan kebanyakan disebabkan karena informasi yang kurang jelas kepada nasabah," katanya.***3***
(L007)
Pewarta : Oleh Luqman Hakim
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
