Kabakamla : utamakan sinergi dalam pengamanan laut

id laut

ilustrasi Indonesia Poros Maritim ((ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna))

Yogyakarta (Antara) - Kepala Badan Keamanan Laut RI Arie Soedewo mengatakan sinergitas bersama masyarakat, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta TNI/Polri selalu diutamakan dalam setiap operasi pengamanan di seluruh wilayah laut Indonesia.

"Kalau ingin menonjol sendiri-sendiri ya sinergi itu tidak akan bisa terlaksana," kata Arie dalam Kongres Maritim II bertajuk "Kedaulatan Maritim untuk Kesejahteraan Rakyat: Mengawal Implementasi Kebijakan Kelautan Indonesia" di Universitas Gadjaha Mada (UGM), Sabtu.

Menurut Arie, sinergi dalam manajemen pengamanan laut merupakan hal yang paling utama dalam mencegah berbagai kejahatan atau tindak pidana di laut seperti pencurian ikan, kejahatan perdagangan orang, hingga penyelundupan barang terlarang.

Ia berharap antaraparat penegak hukum mampu menyinergikan pengelolaan pengamanan di laut agar bisa terlaksana secara efektif dan efisien, serta memberikan respon cepat terhdap berbagai ancaman yang muncul.

"Sinergi itu bisa terjalin hanya dengan membangun kepercayaan antaraparat penegak hukum di laut," kata Arie.

Tanpa terbangun sinergi, menurut dia, pengamanan laut tidak akan optimal mengingat jumlah kapal patroli yang belum sebanding dengan cakupan luas perairan Indonesia. "Kapal Bakamla saat ini terbatas. Bisa dibilang belum sesuai harapan," kata dia.

Ia mengatakan meski hingga saat ini kondisi kemanan laut Indonesai cukup stabil, isu keamanan laut akan selalu menjadi pembahasan yang akan terus diperbarui mengingat posisi geografis Indonesia yang cukup stratgis karena berada di persimpangan lalu lintas perjalanan perdagangan internasional.

"Secara geografis memang posisi kita cukup `seksi` sehingga penguatan stratgi pengamanan laut harus terus ditingkatkan," kata dia.

(L007)
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar