30 peserta finalis pemilihan dimas-diajeng Sleman

id dimas diajeng

30 peserta finalis pemilihan dimas-diajeng Sleman

Ilustrasi (duniajogja.com)

Sleman (Antaranews Jogja) - Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari 15 putra dan 15 putri, terpilih menjadi finalis dalam ajang pemilihan Duta Wisata Dimas Diajeng Kabupaten Sleman tahun 2018.

"Nama-nama 30 finalis Dimas-Diajeng Sleman 2018 ini telah diumumkan pada acara `Sugeng Rawuh Party` di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman pada Kamis 22 Februari malam," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih, Jumat.

Menurut dia, setelah pengumuman 30 finalis tersebut, akan dilanjutkan dengan pembekalan-pembekalan, sedangkan penobatan akan diselenggarakan pada 12 Mei 2018.

Sebelumnya, ajang pemilihan Duta Wisata Dimas-Diajeng Sleman telah dibuka pendaftarannya pada 13 Desember 2017 hingga 15 Januari 2018 untuk gelombang pertama, dan 15 Januari hingga 7 Februari 2018 untuk gelombang dua.

Kemudian dilanjutkan dengan Seleksi Tertulis pada 10 Februari 2018, pengumuman Semifinalis pada 13 Februari 2018, dan wawancara pada 17 dan 18 Februari 2018.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan Dimas-Dianjeng memiliki peran yang signifikan dalam mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Sleman.

"Meskipun bukan satu-satunya faktor, kami mengapresiasi kegiatan Dimas-Diajeng Sleman yang mempunyai andil besar dalam menarik wisatawan untuk datang ke Kabupaten Sleman," katanya.

Menurut dia, pada 2017 target kunjungan wisatawan di Sleman sebanyak lima juta orang, dan ternyata bisa mencapai tujuh juta orang.

"Mereka (Dimas-Diajeng Sleman) mempunyai andil yang besar. Meski mereka bukan satu-satunya faktor ya," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara mengatakan bahwa pemilihan Dimas-Diajeng merupakan upaya kaderisasi terhadap generasi muda dalam hal kebudayaan dan pariwisata.

"Kabupaten Sleman membutuhkan tenaga muda yang cerdas dan tangguh, dalam rangka mendukung misi Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mewujudkan Sleman yang sejahtera mandiri dan berbudaya," katanya.

Ia mengatakan, kerja sama dengan komunitas Dimas Diajeng sangat membantu, dan sudah terbukti di berbagai kegiatan.

"Diharapkan para peserta Dimas-Diajeng Sleman tidak hanya mengaedepankan kecerdasan dan penampilan saja, tetapi juga memiliki etika yang baik, berkarakter dan peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Sesuai jargonnya, `Berkarakter, Peduli Dan Berprestasi`, saya harap Dimas Diajeng memiliki empati, kepedulian kepada diri sendiri dan lingkungan," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar