Kreativitas di Bantul diharapkan dapat mengembangkan produk unggulan

id gerabah kasongan

Produk kerajinan gerabah Kasongan (ANTARA FOTO)

Bantul (Antaranews Jogja) - Wakil Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Abdul Halim Muslih mengharapkan Pameran Produk Unggulan tingkat kecamatan dapat mendorong kreatifitas para perajin kabupaten ini untuk terus mengembangkan produk unggulan daerah.
     
"Adanya pameran demi pameran ini akan merangsang, mendorong kreatifitas dan rasa optimisme tentang masa depan kerajinan produk unggulan Bantul," kata Wabup Bantul saat membuka Pameran Produk Unggulan Kecamatan Imogiri Bantul, Kamis.
     
Pameran Produk Unggulan tingkat kecamatan tersebut digelar mulai 8 November sampai 1 Desember 2018 di seluruh 17 kecamatan, yang mana kegiatan pameran diadakan selama dua hari tiap kecamatan dimulai dari Imogiri.
     
Wabup memberikan apresiasi terhadap Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bantul yang berinisiatif menyelenggarakan pameran produk unggulan ini, karena akan makin mengenalkan produk unggulan kecamatan setempat.
     
"Karena kita seabagai warga Bantul telah memperoleh anugerah sebagai Kabupaten Kreatif Kriya terkuat di Indonesia, karena itu ini bisa menjadi dorongan tersendiri bagi kita untuk mengembangkan produk-produk unggulan," katanya.
     
Menurut dia, dunia bisnis termasuk dunia kerjinan senantiasa ditantang untuk melakukan perubahan-perubahan, dan masyarakat Bantul memang ditakdirkan sebagai masyarakat yang kreatif. Karena itu Badan Ekonoimi Kreatif Nasional memberikan anugerah tersebut.
     
"Ini harus kita asah, karena boleh jadi daerah lain akan mengejar ketertinggalan dari kita, karena itu kita sebagai yang dianggap memimpin di dunia kreatifitas itu jangan sampai dikejar, kita harus terus 'upgrade' daya kreasi kita," katanya.
     
Sementara itu, Ketua Dekranas Bantul Erna Kusmawati Suharsono mengatakan, pameran produk unggulan ini dilaksanakan dalam rangka mensosialisasikan produk unggulan tiap kecamatan, sekaligus mengenalkan Program Kerja dan kegiatan Korwil Dekranasda di 17 kecamatan se-Bantul.
     
"Kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani kepentingan perajin, khususnya dalam fasilitas sarana untuk memperkenalkan, mempromosikan dan menjual berbagai barang kerajinan hasil produksinya," katanya. 
     
Menurut dia, produk yang bagus artinya produk tersebut harus mempunyai daya saing untuk berkompetisi dalam memperebutkan pangsa pasar, selain itu produk yang bagus tentunya juga mampu memenuhi selera pasar.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar