Chelsea Islan senang masyarakat mulai sadar kurangi sampah plastik

id Chelsea islan,Garnier green beauty

Chelsea Islan senang masyarakat mulai sadar kurangi sampah plastik

Aktris Chelsea Islan (ANTARA/Instagram)

Ini berarti banyak orang yang udah mulai sadar akan isu lingkungan dan plastik apalagi single use plastik.
Jakarta (ANTARA) - Aktris Chelsea Islan menilai bahwa masyarakat Indonesia kini mulai sadar akan pentingnya mengurangi sampah plastik, hal ini dapat terlihat dari tren menggunakan tas kain sebagai kantong belanja atau membawa botol minuman sendiri.

Chelsea mengaku senang melihat tren menggunakan botol minum sendiri dan sedotan dari bambu atau stainless. Meski hal tersebut hanyalah sebuah langkah kecil, gerakan ini disebut Chelsea dapat mengurangi limbah plastik.

"Ini berarti banyak orang yang udah mulai sadar akan isu lingkungan dan plastik apalagi single use plastik. Aku juga melihat banyak banget brand yang udah peduli lingkungan, semoga kita bisa menjaga lingkungan," kata Chelsea dalam jumpa pers virtual "Garnier Green Beauty", Rabu.

Baca juga: Bupati Sleman mengukuhkan satgas penanganan anak putus sekolah

Pemain film "Sebelum Iblis Menjemput" ini mengatakan sudah lama menerapkan gaya hidup minim plastik. Jika secara tidak sengaja mendapat sampah plastik atau kantong plastik, dia akan mengumpulkannya dan diserahkan ke tempat pendaur ulang.

"Dari dulu aku udah suka mendaur ulang dan bahkan walau sekarang di rumah aja, aku coba mengumpulkan sampah-sampah plastik yang udah selesai dipakai, enggak aku buang jadi aku bisa menggunakannya lagi, aku bisa recyling," ujar pemain film "Ayat-Ayat Cinta 2" itu.

Chelsea kemudian melanjutkan, "Sekarang aku benar-benar memilih untuk mengurangi penggunaan plastik, sekarang juga ada aplikasi untuk mendaur jadi kita enggak punya alasan untuk enggak mendaur ulang di rumah masing-masing."

Baca juga: Sleman menggelar pameran virtual produk UMKM "Kendi Sembada"

Sementara itu, Chelsea mengatakan mengapresiasi program-program yang dibuat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengkampanyekan masalah bahaya limbah plastik bagi kelangsungan kehidupan di bumi.

Chelsea berharap semakin banyak masyarakat yang sadar untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

"Aku memberikan apresiasi kepada pemerintah khususnya KLHK karena memang polusi plastik bukan isu yang mudah, tidak hanya di Indonesia tapi dunia," ujar Chelsea.

"Jadi mewakili masyarakat Indonesia kita berharap pemerintah bisa terus semangat menggiatkan program-program, kepedulian lingkungan dan inovasi pengelolaan sampah. Semoga kita bersama-sama semakin sadar untuk menjaga lingkungan kita," lanjut Chelsea.



 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar