
Kredit Pintar salurkan pinjaman Rp400 miliar di DIY

Yogyakarta (ANTARA) - Platform fintech lending di Indonesia, berlisensi, terdaftar, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kredit Pintar telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp400 miliar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak 2017 hingga saat ini.
"Sejak tahun 2017, Kredit Pintar telah melayani hampir 10 juta peminjam, dengan jumlah pinjaman berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp20 juta dan tenor pinjaman antara 1 hingga 12 bulan," kata Direktur Kredit Pintar Wisely Wijaya saat ditemui di sela-sela acara Fintech Lending Days di The Alana Hotel & Convention Center, Ngaglik, Sleman, DIY, Kamis (27/10).
Ajang Fintech Lending Days yang diinisiasi oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) kembali digelar. Pergelaran akbar yang berlangsung pada 26-27 Oktober 2022, menyasar DIY dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari visit UMKM, talk show, hingga exhibition.
Fintech Lending Days bertajuk "Pemanfaatan Pendanaan Alternatif UMKM Yogyakarta melalui Fintech Pendanaan Bersama" bertujuan untuk memberikan edukasi dan literasi keuangan, mengenai manfaat dan cara menggunakan fintech pendanaan bersama serta menghubungkan Fintech Lending sebagai alternatif pendanaan terutama bagi usaha UMKM di Yogyakarta.
Tak hanya itu, diselenggarakannya acara ini juga bertujuan untuk mengenalkan masyarakat Yogyakarta, terutama UMKM dengan Fintech Lending yang terlisensi OJK.
Kredit Pintar menyambut positif diselenggarakannya Fintech Lending Days ini. "Kami tentu sangat mendukung inisiasi yang AFPI lakukan dalam upayanya untuk terus menggiatkan edukasi dan literasi keuangan, terutama untuk menjangkau UMKM yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, khususnya kali ini di Kota Yogyakarta," ujar Wisely Wijaya.
Dalam menggerakkan perekonomian di DIY, UMKM merupakan salah satu sektor yang berperan penting. Mengutip laman Kementerian Keuangan kontribusi sektor UMKM terhadap ekonomi DIY sebesar 79,6 persen dari Produk Domestik Regional Bruto PDRB DIY. Jumlah unit usaha UMKM tumbuh rata-rata 8,45 persen per tahun, jumlah omzet tumbuh rata-rata 1,37 persen per tahun.
"Melihat UMKM yang terus bertumbuh di wilayah DIY, melalui ajang Fintech Lending Days, telah mempertemukan kami selaku penyelenggara fintech lending dengan UMKM dari berbagai latar industri seperti kuliner, pakaian, kesenian, kerajinan tangan, hingga batik, juga masyarakat umum," katanya.
"Dengan demikian, harapan kami, melalui acara ini para pengunjung yang hadir bisa mendapatkan informasi mengenai akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang bermanfaat dan terjangkau dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang dapat digunakan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," kata Wisely.
Pewarta : SP
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
