Jakarta (ANTARA) - Puluhan pedagang di Jembatan Penyeberangan Multiguna Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, keluhkan kenaikan biaya retribusi yang dikenakan pengelola hingga Rp1,4 juta per bulan.
"Kami menolak kenaikan service charge. Kami melakukan aksi ini agar pengelola Sarana Jaya bisa mendengar keluhan pedagang JPM," kata Ketua Paguyuban Pedagang JPM Tanah Abang, Jimmy di kawasan perdagangan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu.
Para pedagang melakukan aksi unjuk rasa karena tingginya kenaikan biaya retribusi dari Rp560 ribu per bulan menjadi Rp1.443.000, terhitung pada Februari mendatang.
Bahkan, menurut pedagang kenaikan tersebut dilakukan secara sepihak tanpa ada musyawarah terlebih dahulu.
Jimmy menegaskan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan pengelola kawasan perdagangan JPM Tanah Abang, namun hingga kini belum ada respons.
Pedagang pun mengancam akan menutup Jalan Jati Baru, Tanah Abang, jika pengelola tetap menaikkan biaya retribusi.
"Kalau nanti Senin tetap tidak ada perubahan dan mereka bertahan sudah pasti kita akan tutup jalan. Kami bukan menolak kenaikan, tapi yang wajar saja naiknya. Kalau misalkan dari Rp560.000 ke Rp650.000 itu masih masuk akal," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pedagang JPM Tanah Abang keluhkan biaya retribusi hingga Rp1,4 juta
Berita Lainnya
MRT Jakarta kenalkan pembayaran baru "Martipay"
Sabtu, 7 September 2024 6:09 Wib
Kapolres Kulon Progo panen padi di lahan hasil cetak sawah baru 9,6 hektare
Rabu, 4 September 2024 23:10 Wib
Pemkab Kulon Progo menyiapkan skenario baru turunkan kemiskinan
Selasa, 3 September 2024 6:15 Wib
Grup Musik Feast "Membangun dan Menghancurkan"
Sabtu, 31 Agustus 2024 16:50 Wib
Polri periksa saksi kunci baru kasus kematian Vina Cirebon, Jabar
Jumat, 30 Agustus 2024 6:42 Wib
Raih tiga emas Olimpiade, lifter Rizki baru menikah
Kamis, 29 Agustus 2024 7:20 Wib
Anies Baswedan ditinggal, Partai Buruh bikin peluang koalisi baru Pilkada Jakarta 2024
Kamis, 29 Agustus 2024 7:06 Wib
"Blue Lock the Movie - Episode Nagi" menarik ditonton
Selasa, 27 Agustus 2024 7:00 Wib