DPP Gunungkidul menggelar pekan tani perkenalkan produk pertanian

id Pekan tani,Gunungkidul

DPP Gunungkidul menggelar pekan tani perkenalkan produk pertanian

Bupati Gunungkidul Sunaryanta meninjau gerai alat pertanian lokal dalam Pekan Tani Gunungkidul di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Senin (4/3). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul)

Gunungkidul (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bekerja sama dengan kelompok tani setempat menyelenggarakan Pekan Tani Gunungkidul untuk memperkenalkan produk pertanian daerah ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi di Gunungkidul, Senin, mengatakan kegiatan ini mendukung keberlangsungan usaha di bidang tanaman hias, produk pertanian, serta UMKM pertanian secara luas.

"Pada kesempatan kali ini kami mengambil tema Pertanian Lokal Gawang Inflasi Pangan Gunungkidul," kata Rismiyadi.

Ia mengatakan kegiatan ini juga bertujuan mendekatkan Dinas Pertanian dengan masyarakat dan mengenalkan produk-produk pertanian, serta memberikan kesempatan kepada pengolah hasil pertanian untuk mempromosikan produknya.

"Pekan tani mendekatkan produsen dengan konsumen, sehingga masyarakat memperoleh harga yang lebih murah," katanya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap pekan tani mampu menekan inflasi pangan yang saat ini terjadi umumnya di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Gunungkidul.

"Ini sebagai upaya mengenalkan masyarakat Gunungkidul akan pentingnya mendukung pangan lokal Gunungkidul," kata dia.

Bupati juga menyerahkan aplikasi nontunai Qris (pembayaran digital) kepada peserta pekan tani sebagai salah satu langkah mendigitalisasi pembayaran sekaligus penyerahan sertifikat P4S Semaul Jamur Centre Bleberan Playen.

Dalam acara ini juga diserahkan sebanyak 15 alat mesin pertanian (alsintan) berupa cultivator untuk kelompok tani hortikultura dan perkebunan, guna mendukung peningkatan produksi dan produktivitas.

"Kami berharap alsintan ini bisa membantu mengolah tanah, sehingga masa tanam tidak mundur," katanya.